Berita

Nia Dinata Angkat Dampak Psikologis Poligami Lewat Film Berbagi Suami 2.0

9
×

Nia Dinata Angkat Dampak Psikologis Poligami Lewat Film Berbagi Suami 2.0

Sebarkan artikel ini

Jakarta – Film Berbagi Suami 2.0 hadir menyuarakan keresahan terkait isu poligami dan perselingkuhan yang berdampak buruk pada keutuhan keluarga, terutama bagi istri dan anak.

Proses produksi film garapan Kalyana Shira Films ini mengambil lokasi syuting di Yogyakarta, Solo, dan Jakarta.

Pemilihan lokasi tersebut bertujuan mengeksplorasi kondisi sosial-budaya serta dinamika relasi keluarga di tengah era digital.

Sutradara sekaligus penulis naskah, Nia Dinata, menyebut sinema sebagai ruang artistik untuk mengungkap ketidakadilan dalam relasi kuasa antara suami, istri, dan anak.

Menurutnya, masyarakat sudah saatnya mulai mempertanyakan kembali relasi kuasa yang timpang di dalam ikatan perkawinan.

Film ini menyoroti kehidupan tiga karakter perempuan beserta anak-anak mereka.

Narasi yang dibangun tidak bertujuan untuk menghakimi, melainkan mengajak penonton menyelami dampak psikologis poligami yang kerap dianggap wajar oleh masyarakat.

Produser Melissa Karim menyebut proyek ini sebagai ajang reuni bagi tim kreatif yang memiliki visi serupa dalam menghasilkan karya kritis.

Pihaknya berkomitmen untuk terus memproduksi film-film yang berkualitas dan mampu memberikan edukasi sosial bagi masyarakat.

Proyek ini kembali mempertemukan kolaborator lama seperti penata sinematografi Ipung Rachmat Syaiful dan penata busana Tania Soeprapto.

Sektor musik dipercayakan kepada Aghi Narottama serta Ramondo Gascaro.

Saat ini, film tersebut tengah memasuki tahap penyuntingan dan pascaproduksi yang dijadwalkan rampung pada November 2026.

Publik dapat menyaksikan Berbagi Suami 2.0 di bioskop pada kuartal pertama tahun 2027.