Jakarta – Keputusan Iran membatasi akses ke Selat Hormuz berdampak besar pada pasokan energi global.
Kpler mencatat penurunan pergerakan kapal hingga 95 persen sejak 1 Maret 2026.
Namun, beberapa negara masih bisa melintas dengan izin Iran.
Ini mencerminkan posisi diplomatik, hubungan energi, atau netralitas strategis.
Berikut daftar negara yang kapalnya melintasi Selat Hormuz, berdasarkan laporan The Telegraph:
Thailand
Tanker minyak Thailand berhasil melewati selat pada Rabu (25/3/2026).
Koordinasi diplomatik dilakukan dengan Iran.
Iran sebelumnya menyatakan hanya “kapal yang tidak bermusuhan” yang diizinkan melintas.
“Ketika kami mengatakan Selat Hormuz tidak tertutup, kami sungguh-sungguh. Dan sebagai catatan, teman memiliki tempat khusus,” tulis Kedutaan Besar Iran di X.
China
Kapal kargo China pertama diizinkan melintas pada Senin (23/3/2026).
Lloyd’s List Intelligence (LLI) melaporkan kapal tersebut membayar biaya tol untuk izin.
India
Dua kapal tanker India melewati jalur tersebut.
Kapal tanker pertama melintas pada 12 Maret setelah mendapat izin dari Iran.
Hingga 20 Maret, sembilan kapal India telah melintas dengan aman.
LLI mencatat setidaknya 22 kapal menuju India masih dalam proses evakuasi.
Turki
Pada 13 Maret, kapal Turki diizinkan melintas setelah mendapat izin dari Teheran.
Menteri Transportasi dan Infrastruktur Turki Abdulkadir Uraloglu mengatakan baru satu dari 15 kapal Turki yang berhasil melintas.
Jepang
Iran menyatakan kesiapan mengizinkan kapal Jepang melewati Selat Hormuz.
Hal ini disampaikan setelah pembicaraan antara Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araqchi dan Menteri Luar Negeri Jepang Toshimitsu Motegi.







