Berita

Momogi Group Akuisisi Bibica, Bidik Dominasi Pasar Asia Tenggara

89
×

Momogi Group Akuisisi Bibica, Bidik Dominasi Pasar Asia Tenggara

Sebarkan artikel ini
brand-nasional-ini-akusisi-99-persen-saham-‘raja’-panganan-ringan-asal-vietnam
brand nasional ini akusisi 99 persen saham ‘raja’ panganan ringan asal vietnam

Jakarta – Momogi Group rampungkan akuisisi mayoritas saham Bibica, perusahaan makanan ringan asal Vietnam. Aksi korporasi ini akan membentuk platform bisnis makanan ringan dan konfeksioneri berskala regional di Asia Tenggara.

Direktur Momogi Group, Servin Njoo mengatakan transaksi dilakukan melalui pengambilalihan 99,13% kepemilikan Bibica Capital Co., Ltd. dari PAN Group.

Bergabungnya Bibica menempatkan Momogi Group pada posisi strategis di industri FMCG regional.

Khususnya di segmen makanan ringan dan konfeksioneri yang diperkirakan bernilai pasar lebih dari 25 miliar dolar AS di Asia Tenggara.

Menurut laporan riset industri seperti Euromonitor dan Statista, tingkat pertumbuhan tahunan (CAGR) perusahaan mencapai sekitar 5–7%.

Entitas gabungan ini akan memiliki pangsa pasar signifikan di Indonesia dan Vietnam. Dengan akses ke lebih dari 270 juta konsumen di Indonesia dan sekitar 100 juta konsumen di Vietnam.

Akuisisi ini dinilai menghadirkan potensi sinergi strategis yang kuat.

Terutama dalam integrasi distribusi lintas negara, optimalisasi kapasitas produksi, serta kolaborasi riset dan pengembangan produk.

Momogi Group berpeluang memperluas penetrasi produk Bibica ke pasar Indonesia.

Sementara produk Momogi dapat diperkenalkan dan dikembangkan lebih lanjut di pasar Vietnam.

Sinergi ini diperkirakan dapat mendorong pertumbuhan pendapatan sekaligus meningkatkan profitabilitas melalui efisiensi operasional yang berkelanjutan.

Servin Njoo menjelaskan, akuisisi Bibica merupakan langkah strategis untuk membangun platform FMCG regional yang kuat dan berkelanjutan.

Dengan menggabungkan kekuatan brand, distribusi, serta kapabilitas manufaktur serta inovasi dari kedua entitas.

“Perusahaan melihat peluang besar untuk mempercepat ekspansi ke berbagai pasar di Asia Tenggara dan menjadikan entitas gabungan ini sebagai salah satu pemain dominan di kawasan,” kata dia.