FeedSport

MGPA Menjelaskan Penyebab Banyak Pembalap Jatuh di MotoGP Mandalika 2025

175
×

MGPA Menjelaskan Penyebab Banyak Pembalap Jatuh di MotoGP Mandalika 2025

Sebarkan artikel ini
fcd2779c0572deb94f8a15407c787735.jpg
fcd2779c0572deb94f8a15407c787735.jpg

Lombok Tengah – Mandalika Grand Prix Association (MGPA) menegaskan kondisi lintasan Sirkuit Mandalika tetap aman untuk ajang MotoGP 2025. Pernyataan ini disampaikan setelah sejumlah pembalap terjatuh pada sesi latihan bebas hari pertama, Jumat (3/10).

Direktur Utama MGPA, Priandi Satria, menjelaskan bahwa insiden jatuhnya pembalap bukan disebabkan oleh masalah pada lintasan. Menurutnya, permukaan Sirkuit Mandalika bersih, aman, dan layak digunakan untuk MotoGP Indonesia 2025.

“Permukaan Sirkuit Mandalika aman, bersih dan layak digunakan untuk ajang MotoGP Indonesia 2025,” ucap Priandi di Lombok Tengah, Sabtu (4/10/2025).

Priandi menambahkan, jatuhnya sejumlah pembalap dari kelas Moto2, Moto3, maupun MotoGP lebih karena faktor teknis atau kesalahan pengendalian yang dilakukan pembalap sendiri. Ia menekankan bahwa hal tersebut bukan karena kondisi lintasan Sirkuit Mandalika.

Bahkan, MGPA sempat menawarkan pembersihan trek, namun Federasi Motor Internasional (FIM) dan Dorna Sports menilai hal itu tidak perlu dilakukan. Ini semakin memperkuat keyakinan bahwa lintasan sudah dalam kondisi optimal.

Menurut Priandi, sirkuit sudah sesuai dengan standar internasional yang ditetapkan FIM dan Dorna Sports. Ia memastikan tidak ada masalah pada lintasan, seperti kotoran, tumpahan oli, maupun air.

“Jatuhnya karena overpower pembalap melakukan full braking dengan rem depan saat menikung,” jelasnya.

Cuaca cerah juga turut mendukung jalannya latihan sehingga membuat sesi berjalan lancar. Priandi menilai insiden terjatuh lebih terkait dengan cara pembalap mengendalikan motor di tikungan Mandalika.

Agenda MotoGP akan melanjutkan Sprint Race MotoGP Mandalika 2025 pada Sabtu (4/10/2025) pukul 14.00 WIB.