Jakarta – Komite Olimpiade Indonesia (KOI) secara resmi menunjuk Todotua Pasaribu sebagai Chef de Mission (CdM) untuk memimpin kontingen Indonesia pada ajang Asian Games 2026 di Aichi-Nagoya, Jepang. Keputusan strategis ini diumumkan langsung oleh Ketua Umum KOI, Raja Sapta Oktohari, pada Senin (15/6), sebagai langkah awal kesiapan Indonesia dalam menghadapi pesta olahraga multi-event paling bergengsi di Asia tersebut.
Penunjukan Todotua, yang saat ini menjabat sebagai Wakil Menteri Investasi dan Hilirisasi sekaligus Wakil Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), dinilai sebagai langkah tepat untuk memperkuat ekosistem kontingen nasional. Selain memiliki rekam jejak manajerial di pemerintahan, pria berusia 46 tahun ini dikenal luas atas kontribusinya dalam pengembangan olahraga nasional, khususnya melalui keterlibatannya di Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (Perbasi) dan pendirian klub profesional Kesatria Bengawan Solo.
Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir memberikan apresiasi tinggi terhadap penunjukan tersebut. Menurutnya, kepercayaan yang diberikan kepada Todotua merupakan amanah besar untuk mengawal perjuangan para atlet Indonesia agar tetap kompetitif di panggung internasional.
Erick Thohir mengungkapkan keyakinannya bahwa kapasitas kepemimpinan serta kemampuan koordinasi lintas sektor yang dimiliki Todotua akan menjadi aset berharga bagi kontingen Indonesia. Menpora menekankan bahwa peran seorang CdM tidak hanya terbatas pada saat pertandingan berlangsung, melainkan mencakup tanggung jawab besar dalam memastikan seluruh proses persiapan, pelayanan, hingga pemenuhan kebutuhan atlet berjalan secara optimal dan terintegrasi.
Lebih lanjut, Menpora menegaskan bahwa ajang Asian Games 2026 yang akan berlangsung pada 19 September hingga 4 Oktober 2026 di Jepang ini merupakan momentum krusial bagi peta jalan prestasi olahraga nasional. Ajang ini dipandang sebagai tolok ukur penting serta jembatan strategis bagi para atlet sebelum melangkah menuju target yang lebih besar, yakni Olimpiade Los Angeles 2028.
Erick berharap di bawah kepemimpinan Todotua Pasaribu, seluruh elemen kontingen dapat bergerak dalam satu kesatuan semangat dan tujuan. Sinergi yang solid antarpihak diharapkan mampu membawa kontingen Indonesia untuk tampil maksimal dan mengharumkan nama bangsa di kancah internasional.
Menanggapi penunjukan tersebut, Todotua Pasaribu menyatakan kesiapannya untuk mengemban amanah besar ini dengan penuh tanggung jawab. Ia menegaskan bahwa fokus utama timnya ke depan adalah memberikan dukungan penuh kepada seluruh atlet, mulai dari tahap persiapan hingga saat mereka berlaga di arena pertandingan.
Todotua optimistis bahwa dengan sistem dukungan yang tepat dan matang, para atlet Indonesia akan mampu mengeluarkan potensi terbaiknya untuk meraih prestasi bagi negara. Sebagai CdM, ia akan memimpin koordinasi menyeluruh, termasuk sinkronisasi persiapan cabang olahraga, penguatan layanan atlet, hingga memastikan kesiapan operasional kontingen sepanjang penyelenggaraan Asian Games di Aichi-Nagoya mendatang. Penunjukan ini sekaligus menegaskan komitmen KOI dalam menghadirkan kepemimpinan yang mampu melindungi dan mengawal perjuangan atlet Merah Putih menuju prestasi puncak.







