Jakarta – Pemerintah berencana menambah ratusan Batalyon Teritorial Pembangunan (Yon TP) hingga tahun 2029. Langkah ini ditegaskan Menteri Pertahanan (Menhan) Sjafrie Sjamsoeddin sebagai upaya memperkuat kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Penjelasan tersebut disampaikan Sjafrie dalam rapat bersama Komisi I DPR RI, Senin (24/11/2025).
“Pertahanan negara mutlak untuk menjaga kedaulatan NKRI dan menjaga stabilitas nasional,” ujar Sjafrie usai rapat di Gedung Parlemen.
Menurut Sjafrie, keberadaan Yon TP memberikan dampak positif bagi keamanan masyarakat. Selain itu, juga berfungsi menjaga wilayah terpencil dari ancaman asing.
Yon TP juga diharapkan dapat membantu pemerintah daerah dalam membangun ketahanan pangan dan infrastruktur di wilayah terpencil.
Saat ini, TNI telah memiliki 150 Yon TP yang tersebar di seluruh Indonesia. Pemerintah menargetkan penambahan 150 Yon TP setiap tahun.
Dengan demikian, total akan ada 750 Yon TP pada akhir 2029.
“Ini bukan ambisi teritorial, tetapi untuk menjaga keutuhan wilayah dan pengamanan kepentingan nasional,” tegas mantan Pangdam Jaya tersebut.
Sjafrie berharap DPR dan masyarakat mendukung program ini. Dukungan dapat diberikan melalui kritik dan pengawasan terhadap Kementerian Pertahanan.
Dengan begitu, program dapat berjalan maksimal dan tepat sasaran.







