Jakarta – Kemacetan parah menuju Pelabuhan Gilimanuk membuat Gubernur Bali, Wayan Koster, terkejut. Bahkan, 17 pemudik dilaporkan pingsan akibat kejadian tersebut.
Koster menilai kondisi jalan yang tidak memadai menjadi penyebab utama kemacetan.
Kemacetan ini terjadi pada Minggu (15/3).
“Kita kan enggak menyangka juga seramai itu, tapi memang juga kondisi jalan kita sudah enggak memadai,” kata Koster, Senin (16/3).
Koster menjelaskan kepadatan ini dipicu lonjakan mobilitas masyarakat dan wisatawan.
“Belum lagi ini banyaknya truk angkutan logistik itu yang ada yang macet. Wisatawan domestik naik 19 persen, yang mancanegara naik 6 persen, jadi Bali ini penuh sekarang,” bebernya.
Menurutnya, kendaraan pengangkut logistik memperparah kemacetan di jalur Denpasar-Gilimanuk.
“Yang membuat macet itu adalah pengangkut logistik karena dia kan jalur dari Denpasar ke Gilimanuk itu tikungannya banyak dan nanjak kalau sudah lewat kendaraan pengangkut logistik itu pelan sekali di belakangnya bus lagi, waduh panjang,” tutur Koster.
Sebelumnya, PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) telah meminta maaf atas kepadatan arus penumpang menuju Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, Jawa Timur.
Dermaga III Pelabuhan Ketapang memberlakukan pola ‘tiba bongkar berangkat’ (TBB) bagi kapal perbantuan untuk mengurai kepadatan di Pelabuhan Gilimanuk, Bali.







