Berita

Korlantas Tekan Fatalitas, Rekayasa Lalin Lancarkan Mudik Balik 2026

70
×

Korlantas Tekan Fatalitas, Rekayasa Lalin Lancarkan Mudik Balik 2026

Sebarkan artikel ini
evaluasi-korlantas-di-arus-mudik-2026:-pemudik-naik,-kecelakaan-turun
evaluasi korlantas di arus mudik 2026: pemudik naik, kecelakaan turun

Jakarta – Korlantas Polri mencatat penurunan signifikan angka fatalitas kecelakaan selama Operasi Ketupat 2026. Operasi ini bertujuan mengamankan arus mudik dan balik Lebaran.

Data menunjukkan penurunan angka korban meninggal dunia (MD) sebesar 31,19 persen. Artinya, berkurang 136 jiwa dibandingkan periode Lebaran tahun lalu.

Jumlah kasus kecelakaan lalu lintas (laka lantas) juga turun 6,31 persen. Dari 3.754 kasus menjadi 3.517 kasus.

Penurunan juga tercatat pada kategori luka berat (LB) sebesar 13,8 persen.

Kakorlantas Polri Irjen Pol Agus Suryonugroho memaparkan hasil analisis dan evaluasi (anev) Operasi Ketupat 2026.

Agus menilai langkah preventif dan kesigapan petugas di lapangan berhasil menekan tingkat keparahan kecelakaan di jalur mudik.

Selama periode 13 hingga 29 Maret 2026, pergerakan kendaraan di gerbang utama Jakarta terpantau sangat masif.

Arus keluar Jakarta terealisasi 3.255.002 kendaraan, naik 18,43 persen dari kondisi normal.

Arus masuk Jakarta terealisasi 2.989.931 kendaraan, naik 10,79 persen dari kondisi normal.

Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo mengapresiasi keberhasilan Operasi Ketupat 2026.

Menurutnya, pelaksanaan pengamanan arus mudik dan arus balik Lebaran 2026 secara umum berjalan positif.

Kapolri mengapresiasi penurunan angka kecelakaan lalu lintas dan peningkatan kelancaran arus mudik maupun balik.

Keberhasilan tersebut tidak lepas dari sinergi dan kolaborasi lintas sektoral yang erat selama operasi.

Agus meminta seluruh jajaran Korlantas Polri untuk menindaklanjuti arahan Kapolri.

Ia pun meminta agar terus menjaga momentum positif dengan tetap mengedepankan pelayanan yang humanis.

Agus juga menekankan pentingnya menjaga muruah institusi Polri pascapengamanan arus mudik-balik.

Ia menginstruksikan metode dialogis dan pendekatan yang super humanis dalam berinteraksi dengan pengendara.

Menurutnya, kesadaran berlalu lintas masyarakat tidak hanya dibangun melalui penegakan hukum, tetapi juga lewat edukasi yang santun.

Tingkat kepatuhan pemudik untuk kembali ke Jakarta juga cukup tinggi, mencapai sekitar 88,1 persen dari total proyeksi kendaraan.

Kelancaran arus mudik dan arus balik tahun ini didukung 285 kali intervensi rekayasa lalu lintas yang dilakukan Korlantas Polri.

Sektor transportasi publik juga mengalami kenaikan penumpang yang signifikan di semua moda.

Kenaikan tertinggi terjadi pada sektor pelabuhan sebesar 15,51 persen atau 5,52 juta penumpang.

Keberhasilan Operasi Ketupat 2026 juga tidak lepas dari berbagai stimulus pemerintah. Mulai dari diskon tarif tol dan transportasi publik, program mudik gratis, hingga kebijakan WFA dan WFH.

Kebijakan-kebijakan tersebut terbukti efektif memecah konsentrasi kepadatan arus.