BeritaEcozonePolitik

Ketum MUI Ajak Umat Tingkatkan Doa, Rajut Persatuan Nasional

119
×

Ketum MUI Ajak Umat Tingkatkan Doa, Rajut Persatuan Nasional

Sebarkan artikel ini
sikapi-gejolak-geopolitik-dan-geoekonomi,-mui-ajak-bangsa-indonesia-kompak-dengan-tni-polri-dan-pemerintah
sikapi gejolak geopolitik dan geoekonomi, mui ajak bangsa indonesia kompak dengan tni polri dan pemerintah

Jakarta – Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH Anwar Iskandar memberikan apresiasi atas paparan Presiden Prabowo Subianto mengenai kondisi geopolitik terkini.

Menurutnya, Indonesia akan merasakan dampak dari peperangan di Timur Tengah.

“Pidato beliau, kita sudah mendapatkan suatu gambaran bagaimana situasi geopolitik internasional, geoekonomi internasional, dan bagaimana posisi kita umat Islam di Indonesia ini,” ujar Anwar Iskandar di Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis (5/3/2026).

Pesan utama dari paparan Presiden adalah persatuan dan kesatuan adalah kunci keselamatan Indonesia.

“Bagaimana menyelamatkan negara kita, bangsa kita, dan rakyat kita, serta umat kita. Itu yang paling pokok,” katanya.

Anwar Iskandar memperkuat harapan Presiden Prabowo agar seluruh bangsa Indonesia menjaga persatuan.

“Kita semua dengan persatuan yang utuh dalam angka keselamatan wathoniyah atau kebangsaan kita ini, insya Allah kita akan diselamatkan oleh Allah SWT,” tuturnya.

Setelah mendengarkan paparan Presiden, Anwar Iskandar menangkap dua poin penting.

Pertama, seluruh elemen bangsa, khususnya tokoh agama dan umat Islam, agar senantiasa berdoa dan meningkatkan kualitas munajat kepada Tuhan.

“Demi kebaikan keselamatan apa saja di negara kita, penting sekali untuk memohon terus kepada Allah SWT, dengan doa, dengan munajat, dengan taqarrub, dengan memperbanyak amal-amal shaleh,” seru Anwar Iskandar.

Kedua, upaya lahiriyah harus tetap dilakukan, salah satunya meningkatkan persatuan dan kesatuan antar stakeholders.

“Penting sekali merajut kebersamaan, untuk membangun sinergitas antara kita dengan kekuatan-kekuatan yang ada di negara ini. Ulama dan umaro harus bersatu, ulama dengan TNI harus bersatu, ulama dengan Polri hari bersatu, dan ulama dengan seluruh umat beragama di negara ini harus bersatu,” ucapnya.

Anwar Iskandar menyerukan kepada seluruh umat lintas agama untuk senantiasa menjaga persatuan dan kesatuan.

“Insya Allah ke depan demi keselamatan bangsa dan negara Indonesia, demi keselamatan umat dan rakyat Indonesia, tidak ada pilihan lain kecuali kita bergandengan tangan, kita harus merapatkan barisan,” pungkasnya.