Berita

Jaringan Ko Erwin Belum Habis! Dua Kaki Tangan Jadi DPO, Polisi Lacak hingga NTB dan Kalimantan

87
×

Jaringan Ko Erwin Belum Habis! Dua Kaki Tangan Jadi DPO, Polisi Lacak hingga NTB dan Kalimantan

Sebarkan artikel ini
jaringan-ko-erwin-belum-habis!-dua-kaki-tangan-jadi-dpo,-polisi-lacak-hingga-ntb-dan-kalimantan
jaringan ko erwin belum habis! dua kaki tangan jadi dpo, polisi lacak hingga ntb dan kalimantan

Jakarta – Bareskrim Polri terus berupaya membongkar jaringan narkoba milik bandar Erwin Iskandar alias Ko Erwin.

Polisi kini tengah memburu anak buah Ko Erwin yang masih berkeliaran.

Dua kaki tangan Ko Erwin, A Hamid alias Boy dan Satriawan alias Awan, masuk Daftar Pencarian Orang (DPO).

Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri, Brigadir Jenderal Polisi Eko Hadi Santoso, mengatakan tim gabungan terus melakukan pengejaran.

“Tim gabungan Subdit IV dan Satgas NIC Dittipidnarkoba Bareskrim masih intensif melakukan pencarian dan pengejaran terhadap DPO, A Hamid alias Boy dan DPO Satriawan alias Awan,” ujarnya, Selasa (10/3/2026).

Polisi mempersempit ruang gerak buronan dengan koordinasi lintas wilayah.

Pengejaran melibatkan Polda hingga Polsek.

Fokus pencarian di Jabodetabek, NTB, Kalimantan, dan Sumut.

Tujuannya mengantisipasi DPO melarikan diri ke luar negeri melalui jalur ilegal.

Pengembangan kasus Ko Erwin terus bergulir.

Dua tersangka, Charles Bernando dan Arfan Yulias Lauw, ditangkap di Teluk Naga, Tangerang, Banten, Sabtu (28/2/2026).

Charles penghubung Ko Erwin dengan Arfan.

Arfan diduga pemasok sabu untuk Ko Erwin.

“Tim opsnal subdit IV melakukan pengembangan dari pemeriksaan awal tersangka Erwin Iskandar. Tersangka Erwin Iskandar pernah melakukan salah satu transaksi narkoba jenis sabu yang dibeli dari saudara Charlie,” kata Brigdir Jenderal Polisi Eko Hadi Susanto, Senin (2/3/2026).

Polisi juga memburu Ko Andre alias The Doctor.

Dia masuk DPO karena diduga memasukkan cartridge etomidate dari Malaysia melalui Dumai, Riau.