BeritaEcozone

Jaket Kulit CEO Nvidia Jensen Huang Laku Rp17 Miliar di Pelelangan

16
×

Jaket Kulit CEO Nvidia Jensen Huang Laku Rp17 Miliar di Pelelangan

Sebarkan artikel ini
jaket-kulit-milik-manusia-rp3.100-t-dilelang,-laku-rp17-miliar
jaket kulit milik manusia rp3.100 t dilelang, laku rp17 miliar

Jakarta – Jaket kulit milik CEO Nvidia, Jensen Huang, terjual seharga US$960.000 atau sekitar Rp17 miliar dalam lelang di Sotheby’s pada Jumat (17/7).

Angka fantastis tersebut tercapai setelah jaket itu diperebutkan oleh 45 penawar.

Nilai penutupan lelang ini melampaui estimasi awal yang hanya berada di kisaran US$40.000 hingga US$60.000.

Harga jual tersebut jauh melampaui banderol ritel jaket serupa yang biasanya dipasarkan di bawah US$10.000 atau sekitar Rp178 juta.

Kepala Koleksi Modern Sotheby’s, Brahm Wachter, menyebut besarnya minat publik terhadap jaket ini di luar dugaan.

Ia menilai antusiasme kolektor sebagai penanda keinginan kuat untuk memiliki artefak ikonik dari era keemasan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence).

Jaket tersebut memiliki nilai historis karena pernah dikenakan Huang saat menghadiri acara di Foxconn, Taipei, pada 2023.

Seluruh hasil penjualan akan disalurkan melalui badan filantropi untuk mendukung Edge Institute, sebuah organisasi nirlaba yang berfokus pada inovasi.

Dana tersebut nantinya akan dialokasikan untuk membiayai program beasiswa, hibah, hingga residensi.

Jensen Huang dikenal konsisten mengenakan jaket kulit sebagai identitas fesyennya selama hampir dua dekade.

Ia sempat berseloroh bahwa gaya berpakaiannya selama ini diatur sepenuhnya oleh istri dan putrinya.

Ikon fesyen Huang bahkan menarik perhatian sesama pemimpin teknologi, termasuk CEO Meta, Mark Zuckerberg.

Pada 2024, kedua tokoh tersebut sempat melakukan aksi tukar pakaian di atas panggung layaknya atlet yang bertukar jersey.

Huang saat itu menyerahkan langsung jaket yang sedang dikenakannya kepada Zuckerberg.

Zuckerberg menyebut jaket tersebut memiliki nilai jauh lebih tinggi karena pernah dipakai langsung oleh sang pionir AI tersebut.