FeedSport

Jafar/Felisha Terhenti di Final Australian Open 2025, Gelar Melayang

75
×

Jafar/Felisha Terhenti di Final Australian Open 2025, Gelar Melayang

Sebarkan artikel ini
b4c7f51da8899529f6cd6cc3222278d8.jpg
b4c7f51da8899529f6cd6cc3222278d8.jpg

Sydney – Pasangan ganda campuran Indonesia, Jafar Hidayatullah / Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu, gagal meraih gelar juara Australian Open 2025. Mereka harus mengakui keunggulan ganda Malaysia, Chen Tang Jie / Toh Ee Wei, dalam pertandingan final yang berakhir dengan skor 21-16, 21-11, pada Minggu, 23 November 2025.

Bermain di Sydney Olympic Park, Australia, Chen Tang Jie / Toh Ee Wei tampil sangat apik sepanjang pertandingan perebutan gelar. Pasangan unggulan pertama dari Malaysia itu terus melancarkan serangan dan menekan Jafar / Felisha sejak awal laga. Kondisi ini membuat ganda Indonesia kesulitan mengembangkan strategi permainannya.

Pada game pertama, Jafar / Felisha sempat tertinggal 4-9 hingga 6-11 di interval. Ganda unggulan kedua Indonesia ini sempat berhasil menyamakan kedudukan 14-14 setelah merebut empat poin beruntun. Namun, setelah skor kembar 15-15, momentum kembali berpihak pada lawan, dan Jafar / Felisha takluk 16-21.

Memasuki game kedua, Chen Tang Jie / Toh Ee Wei langsung tancap gas dengan memimpin 6-1. Mereka mempertahankan permainan menyerang dan terus mendulang poin, memperlebar selisih menjadi 10-2. Ganda Malaysia tersebut akhirnya menutup perlawanan Jafar / Felisha dengan skor 21-10 dalam durasi total 42 menit pertandingan.

Kekalahan ini sekaligus menjadi yang kelima bagi Jafar / Felisha atas pasangan Chen Tang Jie / Toh Ee Wei. Empat pertemuan sebelumnya selalu berakhir dengan kemenangan bagi ganda Malaysia. Bagi Jie / Wei, gelar ini merupakan yang pertama di tahun 2025, setelah sebelumnya gagal di turnamen Super 750 China Masters 2025 pada September lalu.

9e2db70fc7d81ed05b6040ad84efaebf.jpg
FeedSport

Ringkasan Berita: Afrika Selatan lolos ke babak 32 besar Piala Dunia 2026 setelah mengalahkan Korea Selatan 1-0 lewat gol Thapelo Maseko dan finis sebagai runner-up Grup A dengan 4 poin. Ini menjadi sejarah karena untuk pertama kalinya Afrika Selatan berhasil menembus fase gugur setelah sebelumnya selalu tersingkir di fase grup (1998, 2002, 2010). Kelolosan ini juga didukung format baru Piala Dunia 2026 yang melibatkan 48 tim yang turut disorot…

4559797a78d5c3a06e81ab5ec42ffd1a.jpg
FeedSport

Ringkasan Berita: Swiss dan Kanada sama-sama berada di ambang lolos ke babak 32 besar, tetapi laga terakhir Grup B akan menentukan siapa yang finis sebagai juara grup. Pertandingan diprediksi berlangsung seimbang dan hati-hati karena kedua tim hanya membutuhkan hasil imbang untuk mengamankan posisi masing-masing di fase gugur. Anggota Indo Barca, Richardo Liwang beranggapan Swiss dan Kanada memiliki kualitas yang sama diprediksi akan lolos…