FENESIA – Baru-baru ini penjualan iPhone 12 Mini di pasaran dikabarkan mengecawakan, bahkan Apple berencana akan memangkas pesanan iPhone terbaru.
Nikkei Asia yang mengutip sumber terkait menyatakan, pengurangan pesanan iPhone hingga 20% karena permintaan terhadap iPhone 12 Mini yang terus menurun.
Secara keseluruhan, sebenarnya iPhone generasi baru Apple masih tinggi peminat. Nikkei mengatakan, Apple berencana memproduksi 230 juta unit iPhone di 2021, naik 11,6% dari tahun lalu.
Seperti yanbng dikutip dari CNBC, penjualan iPhone 12 Mini ternyata tak terjual sesuai target Apple karena konsumen lebih memilih perangkat iPhone 12 yang lebih besar, bahkan tak sedikit yang lebih berminat pada iPhone 11.
Kabar bahwa iPhone 12 Mini kurang diminati di pasaran telah beredar sebelumnya. Pada data penjualan di Amerika Serikat pada paruh pertama Januari 2021 kemarin oleh Counterpoint Research, penjualan iPhone 12 Mini hanya sebanyak 5% dari seluruh jenis iPhone 12 yang terjual di Amerika Serikat.
Hal itu mengartikan smartphone berukuran kecil semakin kurang diminati. Konsumen banyak beralih ke smartphone ukuran lebih besar karena lebih lapang dalam melihat konten.
“iPhone Mini pada dasarnya hanya versi lebih kecil dari iPhone 12 dengan keawetan baterai lebih buruk. Meski menarik bagi orang dengan tangan lebih kecil, kebanyakan konsumen lebih memilih mengeluarkan ekstra USD 100 untuk iPhone 12, yang baterainya lebih baik dan layar lebih besar,” tulis CNBC.
“Hal ini sesuai dengan apa yang kami saksikan di pasar global yang lebih luas, di mana layar di bawah 6 inch kini hanya mencakup sekitar 10% dari seluruh smartphone yang terjual,” kata Tom Kang, analis Counterpoint
Malah lantaran permintaan iPhone 12 Mini lemah, rantai suplai mungkin akan menghentikan produksinya di kuartal kedua tahun ini. Hal ini bukan berarti iPhone 12 Mini berhenti dijual, namun karena stoknya yang sudah dianggap cukup memadai.













