BeritaEcozone

IKEA Indonesia Borong Empat Penghargaan Berkat Program Pengelolaan Sampah Berkelanjutan

15
×

IKEA Indonesia Borong Empat Penghargaan Berkat Program Pengelolaan Sampah Berkelanjutan

Sebarkan artikel ini

Tangerang – IKEA Indonesia berhasil memboyong empat penghargaan sekaligus dalam ajang Indonesia Sustainability Awards (ISA) 2026. Perusahaan ritel perabotan rumah tangga ini dinilai unggul dalam praktik keberlanjutan dan pengelolaan lingkungan.

Berbagai kategori yang berhasil dimenangkan meliputi Best ESG in Retail, ESG Excellence – Multinational Corporation, Sustainable Innovation Award, serta ESG Leadership Excellence Award. Capaian tersebut diraih setelah melalui rangkaian penilaian ketat, mencakup verifikasi dokumen, presentasi, hingga tahapan wawancara panel oleh dewan juri yang terdiri dari akademisi, pakar keberlanjutan, serta perwakilan pemerintah.

Sustainability Business Partner IKEA Indonesia, Ahmad Alhamid, mengatakan pihaknya berkomitmen penuh untuk menciptakan kehidupan sehari-hari yang lebih baik bagi banyak orang.

Ia menambahkan, IKEA meyakini bahwa keberlanjutan bukanlah konsep rumit yang hanya bisa diwujudkan oleh sebagian pihak saja.

Menurutnya, perusahaan terus berupaya menghadirkan berbagai solusi yang memudahkan pelanggan, komunitas, serta mitra untuk berkontribusi aktif dalam menciptakan manfaat bagi lingkungan maupun masyarakat luas.

Salah satu perwujudan komitmen tersebut adalah program Waste Diversion yang diimplementasikan di seluruh toko IKEA Indonesia. Program ini menargetkan pengalihan 80 persen sampah dari tempat pembuangan akhir (TPA) pada 2030 mendatang, melalui penerapan metode recycling, composting, dan recovery. Hingga saat ini, mayoritas sampah operasional perusahaan telah berhasil dialihkan dari TPA secara konsisten.

Selain itu, perusahaan juga menginisiasi pendirian Zona Daur Ulang di IKEA Kota Baru Parahyangan, Bandung, bekerja sama dengan Duitin. Sejak 2023, fasilitas ini telah mengumpulkan lebih dari 63 ton material untuk diolah kembali dalam rantai daur ulang dengan dukungan skema insentif bagi masyarakat.

Di sektor pemberdayaan ekonomi lokal, IKEA Indonesia konsisten menjalankan program TERAS Indonesia sejak 2014. Lebih dari 1.000 UMKM telah mendapatkan akses pemasaran produk secara gratis di area toko IKEA, dengan estimasi penjualan mencapai Rp5 miliar pada 2025.

Perusahaan juga berkolaborasi dengan Instellar menjalankan IKEA Social Entrepreneurship Accelerator (I-SEA) untuk mendukung pertumbuhan social enterprise. Melalui pelatihan, mentoring, bootcamp, dan penguatan strategi bisnis, inisiatif ini telah membina 30 social enterprise dan memberikan dampak kepada lebih dari 14.000 penerima manfaat sejak 2023.

IKEA Indonesia menegaskan keyakinannya bahwa perubahan besar dapat dimulai dari langkah-langkah kecil yang konsisten. Perusahaan berkomitmen untuk terus berkolaborasi dengan pelanggan, mitra, komunitas, serta UMKM guna menghadirkan solusi yang mendukung kehidupan lebih baik bagi masyarakat luas.