BeritaPemerintahan

Indonesia-Prancis Tingkatkan Pariwisata dan Gastronomi Lewat Joint Vision 2050

78
×

Indonesia-Prancis Tingkatkan Pariwisata dan Gastronomi Lewat Joint Vision 2050

Sebarkan artikel ini
macron prabowo ngobrol santai 2605a9d62c
Foto : Internet

FENESIA – Dalam kunjungan Presiden Prancis Emmanuel Macron, Indonesia dan Prancis menyepakati kerja sama strategis lewat Joint Vision 2050.

Kesepakatan ini meliputi penguatan sektor pariwisata, peningkatan SDM bertaraf global, dan promosi budaya.
Termasuk pula upaya mendorong konektivitas wisata serta menonjolkan keunikan gastronomi Nusantara.

Melalui Cultural Declaration, kedua negara akan memperkenalkan kuliner Indonesia ke pasar internasional. Pekan Gastronomi Indonesia di Prancis menjadi salah satu rencana yang akan direalisasikan.

Presiden Prabowo Subianto menegaskan kolaborasi ini menempatkan budaya sebagai kekuatan strategis dalam geopolitik dan ekonomi global.

Berdasarkan data Kementerian Pariwisata, wisatawan Prancis ke Indonesia pada 2024 tercatat 346.337 orang.
Memasuki kuartal I 2025, kunjungan mencapai 48.442 orang.

Mereka rata-rata menghabiskan 16,85 malam dengan pengeluaran 1.900 dolar AS per perjalanan.

Wisatawan Prancis tertarik pada wisata bahari, budaya, kuliner, sejarah, dan kota-kota heritage. Situs-situs warisan dunia seperti Borobudur menjadi destinasi utama mereka.

Kerja sama ini membuka peluang emas bagi Indonesia untuk menjadi destinasi budaya dan alam kelas dunia.