Berita

Imigrasi Tangkap WNA Mengamuk, Bongkar Overstay di Gili Trawangan

66
×

Imigrasi Tangkap WNA Mengamuk, Bongkar Overstay di Gili Trawangan

Sebarkan artikel ini
wna-ngamuk-karena-speaker-tadarus-di-gili-trawangan-ternyata-overstay
wna ngamuk karena speaker tadarus di gili trawangan ternyata overstay

Jakarta – WNA perempuan yang viral karena mengamuk di mushala Gili Trawangan, NTB, ternyata overstay.

Hal ini terungkap setelah Imigrasi dan Polres Lombok Utara mengecek status kewarganegaraannya.

Pengecekan dilakukan pasca-keributan yang dibuatnya pada Rabu (18/2) malam.

Kasat Reskrim Polres Lombok Utara, AKP I Komang Wilandra mengatakan, WNA tersebut telah dibawa ke kantor imigrasi untuk pemeriksaan lebih lanjut terkait izin tinggalnya.

Aksi WNA berinisial ML itu viral di media sosial.

Ia mendatangi mushala karena merasa terganggu pengeras suara tadarusan.

Menurut polisi, ML tak hanya protes lisan. Ia diduga merusak mikrofon yang dipakai untuk mengaji.

ML juga merampas ponsel warga yang merekamnya.

Saat pengurus dusun meminta ponsel dikembalikan, ML menolak dan mengancam dengan parang.

Petugas menjelaskan bahwa tadarusan adalah ibadah rutin, apalagi di bulan Ramadan.

Sikapnya justru membongkar status ilegalnya.

Status overstay ML menambah catatan negatif keluarganya.

Ia tinggal di vila milik orang tuanya di Gili Trawangan.

Orang tua ML dikabarkan sudah diusir warga karena sering memicu konflik.

Saat akan dijemput, ML sempat menolak menemui petugas.

Setelah negosiasi, ia bersedia dibawa ke kantor imigrasi.

Polisi kini berjaga di sekitar mushala dan vila ML untuk mencegah gesekan.

“Kami memberikan pengamanan di sekitar lokasi pasca-kejadian untuk memastikan situasi tetap kondusif,” ujar AKP Komang Wilandra.

Kasus ini ditangani Imigrasi untuk menentukan deportasi atau sanksi hukum lainnya.