Ecozone

IHSG Melonjak 1,45% Saat Bursa Asia Tertekan Sentimen Timur Tengah

23
×

IHSG Melonjak 1,45% Saat Bursa Asia Tertekan Sentimen Timur Tengah

Sebarkan artikel ini
6ac348b1f6ab6e77df44f058f3fd8d6f.jpg
6ac348b1f6ab6e77df44f058f3fd8d6f.jpg

Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mencatatkan kinerja positif pada awal perdagangan Rabu (10/6/2026). Indeks utama bursa domestik ini terpantau menguat 1,45 persen atau naik 83,14 poin ke level 5.829,79 pada pukul 09.06 WIB.

Data RTI menunjukkan aktivitas perdagangan yang cukup aktif dengan total volume mencapai 3,5 miliar saham. Nilai transaksi yang dibukukan pada sesi pagi tersebut menyentuh angka Rp 2,7 triliun.

Secara keseluruhan, sentimen pasar domestik terlihat cukup optimis. Sebanyak 398 saham tercatat berada di zona hijau, sementara 142 saham mengalami pelemahan dan 158 saham lainnya bergerak stagnan.

Penguatan IHSG didorong oleh kenaikan pada sembilan indeks sektoral. Sektor IDX Cyclicals memimpin penguatan dengan kenaikan 2,58 persen, disusul oleh IDX Technology yang naik 2,42 persen, dan IDX Basic Materials yang menguat 2,02 persen.

Dalam jajaran saham berkapitalisasi besar atau LQ45, PT Barito Pacific Tbk (BRPT) mencatatkan kenaikan tertinggi sebesar 9,94 persen ke level Rp 1.825. Selain itu, PT AKR Corporindo Tbk (AKRA) menguat 5,28 persen ke harga Rp 1.295 serta PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) naik 4,89 persen ke posisi Rp 3.430 per saham.

Di sisi lain, beberapa saham mengalami tekanan jual. PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA) turun 2,90 persen ke Rp 1.840, PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT) melemah 2,20 persen ke Rp 1.335, dan PT Astra Internasional Tbk (ASII) terkoreksi 1,28 persen ke level Rp 4.610.

Kinerja IHSG yang menguat ini tampak kontras dengan pergerakan mayoritas bursa saham di kawasan Asia. Indeks regional cenderung bergerak melemah akibat meningkatnya ketegangan geopolitik di Timur Tengah.

Mengutip data Reuters, indeks MSCI Asia Pasifik di luar Jepang mencatatkan penurunan sebesar 0,6 persen. Kondisi serupa terjadi di bursa Jepang, di mana indeks Nikkei 225 melemah 0,9 persen. Sementara itu, indeks Kospi di Korea Selatan mengalami tekanan cukup dalam dengan penurunan sebesar 2 persen.

Ketegangan di kawasan tersebut dipicu oleh pernyataan Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengenai insiden penembakan helikopter Apache milik AS oleh Iran di Selat Hormuz. Militer AS merespons insiden tersebut dengan melancarkan serangan terhadap sejumlah target di Iran, yang memicu kekhawatiran pasar terkait prospek perdamaian global.

Sentimen geopolitik ini turut memberikan tekanan pada harga komoditas energi dunia. Kontrak minyak Brent tercatat naik 0,9 persen menjadi US$ 92,29 per barel, sedangkan minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) menguat 0,8 persen ke level US$ 88,97 per barel.

Chief Investment Strategist Saxo Singapore, Charu Chanana, menyatakan bahwa pelaku pasar saat ini masih memandang konflik di Timur Tengah sebagai risiko jangka pendek. Menurut pandangannya, pasar belum menganggap situasi tersebut sebagai guncangan ekonomi makro yang bersifat permanen.

Namun, Chanana mengingatkan bahwa kenaikan harga energi tetap membawa risiko lanjutan. Hal ini berpotensi memicu tekanan inflasi global dan memperkuat ekspektasi bahwa suku bunga tinggi akan bertahan lebih lama, yang pada akhirnya dapat membatasi ruang penguatan pasar saham di masa depan.

e43e552606a94ec92c2b25cb1676ae10.jpg
Ecozone

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melanjutkan reli penguatannya pada perdagangan sesi pertama Rabu (10/6/2026). Setelah melonjak 7,57% sehari sebelumnya, IHSG kembali melesat lebih dari 2% di tengah optimisme investor terhadap pasar domestik. Berdasarkan data RTI, IHSG naik 2,34% atau 134,58 poin ke level 5.881,23. Sebanyak 543 saham menguat, 151 saham melemah, dan 118 saham bergerak stagnan. Baca Juga: SpaceX Siap IPO…

b97aec0850d74224d34e9c75a80d4bd9.jpg
Ecozone

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) sebagai Subholding Gas Pertamina menggandeng anak perusahaan, PT Pertamina Gas (Pertagas), dalam memperkuat fondasi bisnis dan infrastruktur energi nasional melalui pelaksanaan Commissioning Metering System Pipa Transmisi Gas Bumi Cirebon–Semarang II (CISEM II). Pencapaian ini menandai kesiapan operasional penuh proyek strategis nasional (PSN) dalam menghubungkan jaringan gas bumi dari…

22d046e8e075e1eb910bb13681e0b945.jpg
Ecozone

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. PT Dewi Shri Farmindo Tbk (DEWI) menyelesaikan akuisisi aset strategis seluas 1,5 hektare di kawasan Cikarang sebagai bagian dari ekspansi usaha. Melalui akuisisi tersebut, DEWI mulai memperluas bisnis ke sektor pengolahan pangan dan produk makanan beku atau frozen food. Direktur Utama Dewi Shri Farmindo Aditiya Fajar Junus mengatakan langkah tersebut merupakan bagian dari strategi memperkuat rantai nilai bisnis…

6ed722988f36662afb75555cac3fdc25.jpg
Ecozone

KONTAN.CO.ID – Jakarta. Sejumlah emiten akan memasuki masa cum dividen pada perdagangan 10 Juni 2026. Investor yang ingin berburu dividen masih memiliki kesempatan untuk membeli saham sebelum tanggal cum dividen guna memperoleh hak atas pembagian dividen tunai. Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), terdapat tujuh emiten yang akan memasuki jadwal cum dividen pada 10 Juni 2026, yakni PT Trimitra Trans Persada Tbk (BLOG), PT Estee Gold Feet…