Ecozone

IHSG Melemah, Analis Rekomendasikan Enam Saham Ini untuk Akumulasi

22
×

IHSG Melemah, Analis Rekomendasikan Enam Saham Ini untuk Akumulasi

Sebarkan artikel ini
0d44ff5c777acf31f3f0df876cc9f743.jpg
0d44ff5c777acf31f3f0df876cc9f743.jpg

Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mencatatkan tekanan berat dalam sepekan terakhir dengan pelemahan sebesar 8,73 persen. Pada penutupan perdagangan Jumat (7/6/2026), indeks berada di level 5.594,76, yang menandai akumulasi koreksi sebesar 35,3 persen sejak awal tahun. Kondisi pasar yang volatil ini didorong oleh kombinasi sentimen negatif, mulai dari isu fiskal domestik hingga depresiasi nilai tukar rupiah yang telah menembus level psikologis Rp18.000 per dolar Amerika Serikat.

Analis dan Branch Manager Panin Sekuritas Pondok Indah, Elandry Pratama, menyatakan bahwa pergerakan IHSG dalam jangka pendek masih akan cenderung melemah. Tekanan ini sangat bergantung pada arus keluar dana asing atau capital outflow serta stabilitas rupiah. Namun, ia menekankan bahwa koreksi tajam ini justru menciptakan peluang bagi investor untuk melakukan akumulasi pada saham-saham berfundamental kuat yang harganya telah terdiskon cukup dalam. Menurutnya, manajemen risiko menjadi kunci utama dalam menghadapi periode suku bunga tinggi saat ini. Investor disarankan untuk tetap menjaga porsi kas yang memadai dan melakukan strategi beli saat harga melemah atau buy on weakness.

Sektor-sektor yang dinilai defensif dan memiliki fundamental kuat menjadi fokus utama rekomendasi. Pilihan tersebut mencakup perbankan besar dengan basis dana murah atau Current Account Saving Account (CASA) yang tinggi, sektor telekomunikasi, sektor consumer staples, hingga emiten komoditas dengan arus kas yang stabil. Beberapa saham yang masuk dalam daftar pantauan investor meliputi PT Bank Central Asia Tbk (BBCA), PT Bank Mandiri Tbk (BMRI), PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI), PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM), PT Aneka Tambang Tbk (ANTM), serta PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA). Estimasi potensi kenaikan saham-saham tersebut berada di kisaran 8 persen hingga 15 persen, dengan BBRI dan MDKA diproyeksikan memberikan potensi apresiasi paling signifikan.

Di sisi lain, Direktur Avere Investama, Teguh Hidayat, menyoroti bahwa tekanan pasar saat ini turut dipicu oleh sentimen terkait MSCI. Ia menilai kondisi pasar sedang berada dalam fase yang sangat dinamis, di mana peluang penguatan dan pelemahan memiliki bobot yang relatif berimbang. Secara teknis, Teguh memperingatkan adanya risiko indeks terperosok ke bawah level 5.000 jika sentimen negatif terus mendominasi bursa. Sebaliknya, apabila kepercayaan investor kembali pulih, indeks memiliki ruang untuk melakukan pemulihan menuju area 7.000.

Strategi yang diusulkan oleh pelaku pasar saat ini adalah memanfaatkan valuasi yang kini jauh lebih menarik dibandingkan kondisi normal. Dengan harga saham yang telah terkoreksi dalam, investor dianggap memiliki momentum untuk mengoleksi aset berkualitas dengan harga yang lebih terjangkau. Prospek terjadinya technical rebound akan sangat bergantung pada membaiknya stabilitas nilai tukar rupiah dan meredanya tekanan arus keluar modal asing dari pasar saham domestik. Fokus pada fundamental perusahaan menjadi benteng utama bagi investor untuk tetap bertahan di tengah arus volatilitas yang belum menunjukkan tanda-tanda berakhir dalam waktu dekat.

995ae00a5b6a822efdecb2c511ccae28.jpg
Ecozone

KONTAN.CO.ID – Pada Minggu (7/6), harga emas batangan bersertifikat di Logam Mulia milik PT Aneka Tambang (ANTM) tetap bertahan pada harga Rp 2.738.000 per gram, sama seperti harga sebelumnya. Di lain sisi, harga buyback atau pembelian kembali oleh Logam Mulia juga terpantau tetap pada harga Rp 2.531.000 per gram seperti harga sebelumnya. Rincian Potensi Laba Rugi Investasi Emas Antam Bagaimana rincian potensi untung dan rugi investasi emas…

5da3df68d8f5676f72047a5941e62ba2.jpg
Ecozone

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Prospek emiten di sektor ritel dinilai masih tetap tangguh meski pemerintah tengah mengembangkan Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih di berbagai daerah. Pemerintah sendiri menargetkan sedikitnya 20.000 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih mulai beroperasi pada Agustus 2026. Jumlah tersebut lebih rendah dibanding target awal yang mencapai 30.000 koperasi. Kehadiran koperasi tersebut diperkirakan belum akan memberikan dampak…

cc3a152ee4e9dd696c04e5ab012ec832.jpg
Ecozone

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) menguat tipis pada Jumat (5/6/2026). Mengutip Bloomberg, rupiah di pasar spot menguat tipis 0,07% secara harian ke Rp 18.036 per dolar AS pada Jumat (5/6/2026). Berdasarkan Jisdor Bank Indonesia (BI), rupiah berada di level Rp 18.039 per dolar AS pada Jumat (5/6), nilai ini sama dengan penutupan pada perdagangan kemarin (4/6). Presiden Komisaris HFX International…

01f66712b08739d0dcfb2ea68d1b8eb0.jpg
Ecozone

Fenesia – Mayoritas pasar saham di kawasan Teluk ditutup melemah pada perdagangan hari Minggu (7/6/2026). Penurunan ini dipicu oleh eskalasi konflik terbaru yang kembali mengaburkan berbagai upaya diplomatik untuk mengakhiri perang antara Amerika Serikat (AS) dan Iran. Militer AS menyatakan bahwa pasukannya telah menggempur sejumlah instalasi radar pesisir pantai milik Iran pada hari Sabtu. Langkah tersebut diambil setelah AS berhasil…