Berita

Identifikasi Enam Jenazah Korban Tragedi Al Khoziny Terus Berlangsung

93
×

Identifikasi Enam Jenazah Korban Tragedi Al Khoziny Terus Berlangsung

Sebarkan artikel ini
1115363b91b4833a28810c58259e9912.jpg
1115363b91b4833a28810c58259e9912.jpg

Surabaya – Tim Disaster Victim Identification (DVI) Kepolisian Daerah Jawa Timur sedang mengidentifikasi enam jenazah korban ambruknya bangunan Pondok Pesantren (Ponpes) Al Khoziny Sidoarjo. Keenam jenazah tersebut masih dalam proses pengambilan data postmortem di Rumah Sakit Bhayangkara Surabaya.

Kepala Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Kabid Dokkes) Polda Jatim Komisaris Besar M. Khusnan menyatakan, sejak pagi hari ini, Ahad, 5 Oktober 2025, enam jenazah itu berada di RS Bhayangkara Polda Jatim untuk proses identifikasi. Ia menjelaskan, total terdapat 37 kantong jenazah yang diterima tim, termasuk lima korban yang sebelumnya telah meninggal dunia. Dari jumlah tersebut, delapan jenazah telah berhasil diidentifikasi.

Khusnan menegaskan, proses identifikasi dilakukan 24 jam penuh dengan sistem kerja bergantian oleh dokter forensik dan tim DVI Polda Jatim. “Tim kami bekerja siang dan malam agar proses identifikasi bisa cepat selesai. Ini juga menjadi harapan keluarga korban,” katanya.

Tim DVI juga telah mengambil sampel DNA seluruh jenazah dan bagian tubuh (body part) untuk dikirim ke Pusat Kedokteran dan Kesehatan Kepolisian (Pusdokkes) Polri di Jakarta melalui penerbangan siang ini. “Semua sampel DNA sudah diambil dan dikirim ke Jakarta. Jika nanti ada bagian tubuh tambahan dengan hasil DNA yang cocok, maka akan disatukan karena itu milik satu orang,” ujar Khusnan.