Berita

Hujan Lebat dan Angin Kencang Terjang Wilayah DIY

10
×

Hujan Lebat dan Angin Kencang Terjang Wilayah DIY

Sebarkan artikel ini
0386ccf860288b61d302c8b417c9afb8.jpg
0386ccf860288b61d302c8b417c9afb8.jpg

Yogyakarta – Sejumlah wilayah di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) porak-poranda diterjang hujan lebat disertai angin kencang pada Rabu (20/5/2026) siang. Cuaca ekstrem yang berlangsung sekitar pukul 14.00 hingga 16.00 WIB ini memicu berbagai kerusakan infrastruktur, mulai dari pohon tumbang hingga atap rumah warga yang beterbangan.

Kepala Pelaksana BPBD DIY, Agustinus Ruruh Haryata, menyatakan bahwa pihaknya telah mengerahkan tim reaksi cepat ke berbagai titik terdampak untuk melakukan evakuasi. Fokus utama penanganan saat ini adalah mengevakuasi pohon tumbang yang menutupi akses jalan serta memperbaiki jaringan kabel listrik dan telepon yang terputus.

Dampak kerusakan paling signifikan terpantau di wilayah Kota Yogyakarta, khususnya Kecamatan Gondokusuman dan Jetis. Di Jalan Sunaryo, pohon tumbang menutup total akses jalan dan merusak jaringan utilitas. Insiden serupa terjadi di area parkir Kampus V Universitas Sanata Dharma, Jalan Ahmad Jazuli, serta di depan RS Khusus Mata dr YAP, Jalan Cik Di Tiro.

Tidak hanya pohon tumbang, amukan angin kencang di Kecamatan Jetis menyebabkan kerusakan struktur bangunan. Di wilayah Jogoyudan, Kelurahan Gowongan, atap rumah warga dilaporkan roboh. Kerusakan serupa pada atap rumah juga terjadi di kawasan Gondolayu dan Kleringan.

Kondisi cuaca ekstrem ini sebenarnya telah diprediksi oleh Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG). Peringatan dini telah dikeluarkan untuk wilayah Kota Yogyakarta, Sleman, Bantul, Kulon Progo, dan Gunungkidul agar masyarakat mewaspadai potensi hujan lebat disertai petir.

BPBD DIY kini terus berkoordinasi dengan lintas instansi dan masyarakat untuk mempercepat proses pembersihan material pohon yang menghalangi jalan. Warga di seluruh wilayah DIY diimbau untuk tetap meningkatkan kewaspadaan, mengingat potensi cuaca buruk diperkirakan masih akan berlanjut hingga malam hari.