Berita

Harley-Davidson Raib di Mal, Asosiasi Parkir Angkat Bicara!

118
×

Harley-Davidson Raib di Mal, Asosiasi Parkir Angkat Bicara!

Sebarkan artikel ini
6ba988ec904eb54e3bf878190a58939c.jpg
6ba988ec904eb54e3bf878190a58939c.jpg

JAKARTA – Kasus pencurian sepeda motor Harley-Davidson di area parkir mal Senayan pada Minggu (12/10/2025) lalu, yang kemudian berhasil ditemukan di Bekasi sehari setelahnya, menyoroti batas tanggung jawab pengelola parkir. Ketua Indonesia Parking Association (IPA) Rio Octaviano menegaskan bahwa hilangnya motor gede (moge) di area depan mal tidak termasuk dalam tanggung jawab pengelola parkir.

Menurut Rio, kendaraan yang menjadi tanggung jawab pengelola parkir adalah yang masuk ke dalam sistem parkir resmi dengan mendapatkan tiket. Kendaraan tersebut juga diasuransikan melalui sistem parkir yang telah ditetapkan.

“Kalau ternyata moge ini parkir di depan (mal), tidak masuk ke areal parkir,” ujar Rio saat menanggapi insiden tersebut pada Selasa (14/10/2025). Oleh karena itu, kewajiban pengelola parkir untuk mengganti kerugian gugur karena kendaraan tidak berada dalam area perparkiran resmi.

Area depan yang biasanya menjadi lokasi parkir moge, lanjut Rio, lebih merupakan bagian dari area promosi atau “teaser” gedung. Ini berfungsi untuk menarik perhatian pengunjung, terutama para pengendara moge yang menjadi potensi pasar bagi mal.

“Parkir di depan itu lebih kepada teaser-nya si building agar supaya lebih menarik, apalagi potensi market mereka dengan pengendara moge ini,” kata Rio.

Ia menegaskan, karena posisi parkir tersebut berada di luar sistem parkir resmi, tanggung jawab keamanan berpindah ke pihak keamanan gedung. “Kalau ditanya keamanannya, ini sudah masuk ke keamanan gedung. Jadi pemilik gedung harus menyiapkan pengamanan,” pungkasnya.