Kupang – Gunung Ile Lewotolok di Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur (NTT) menunjukkan peningkatan aktivitas. Tercatat 341 kali erupsi dalam satu hari.
Intensitas erupsi meningkat sejak 4 Januari 2026. Hal ini diungkapkan oleh Stanislaus Ara Kian, Pengamat Pos Pemantau Gunung Ile Lewotolok.
“Cukup intensif letusan di puncak Gunung Ile Lewotolok,” ujar Stanislaus, Rabu (14/1/2026). Catatan menunjukkan 341 letusan terjadi sejak pukul 00.00 WITA hingga 24.00 WITA (Selasa, 13/1).
Jumlah ini lebih tinggi dibandingkan Senin (12/1) yang mencatat 281 letusan.
Secara visual, 341 letusan tersebut disertai abu setinggi 200-350 meter berwarna putih dan kelabu.
Masyarakat dan wisatawan diimbau untuk tidak memasuki radius 2 km dari pusat aktivitas gunung.
Selain itu, masyarakat juga diimbau tidak melintas di sektor selatan, tenggara, dan barat sejauh 2,5 km dari pusat aktivitas gunung.







