Ecozone

Google Ancam Keluar dari Australia

242
×

Google Ancam Keluar dari Australia

Sebarkan artikel ini
perusahaan
Google ancam akan cabut dari Australia Foto: Dok. Pribadi

FENESIA – Google mengancam akan menghentikan operasi mesin pencarinya di Australia jika pemerintah Australia membuat aturan mengharuskan perusahaan membayar pada perusahaan media.

Australia sedang merancang RUU yang menegaskan perusahaan teknologi seperti Google, Facebook harus membayar royalti kepada perusahaan media untuk konten berita mereka yang tayang di Google.

Perusahaan teknologi asal Amerika Serikat (AS) itu berpendapat, undang-undang teknologi Australia membebankan perusahaannya. Google cukup keras menanggapi undang-undang teknologi Australia.

Mel Silva selaku Direktur pelaksana Google Australia dan Selandia Baru mengatakan kepada Senat tentang RUU tersebut tidak bisa dipertahankan oleh Google dan perusahaan siap keluar dari Australia.

Mengutip dari AP, Silva mengatakan, “Jika ini menjadi undang-undang, itu tidak akan memberi kami pilihan selain menghentikan mesin pencarian Google dari Australia.”

“Dan itu akan menjadi catatan yang buruk tidak hanya bagi kami, tetapi juga bagi masyarakat Australia, keragaman media, dan bisnis kecil yang menggunakan produk kami setiap hari,” kata Silva kemudian.

Ini merupakan pertama kalinya Google mengancam akan hengkang dari Australia. Bila ini terjadi akan merugikan masyarakat yang membaca berita dari Google.

Perdana Menteri Australia Scott Morrison segan menanggapi lebih jauh ancaman Google.

“Australia membuat aturan untuk hal-hal yang dapat Anda lakukan di Australia. Itu dilakukan di Parlemen kami. Itu dilakukan oleh pemerintah kami. Dan begitulah cara kerja di sini di Australia,” jelas Morrison kepada wartawan di Brisbane.

Tak hanya Google, Facebook juga menentang aturan untuk perusahaan teknologi di Australia. Facebook mengancam akan menghapus tautan berita dari situsnya di Australia. Wakil Presiden Facebook, Simon Milner, mengatakan aturan tersebut tidak akan bisa diterapkan.