Berita

Gencatan Senjata Hentikan Ketegangan di Perbatasan Thailand-Kamboja

80
×

Gencatan Senjata Hentikan Ketegangan di Perbatasan Thailand-Kamboja

Sebarkan artikel ini
2a7b3459e70b291cd976482aeb11f198.jpg
2a7b3459e70b291cd976482aeb11f198.jpg

Phnom Penh – Situasi di perbatasan Kamboja-Thailand dilaporkan berangsur tenang memasuki hari kedua, Minggu (28/12/2025). Gencatan senjata yang disepakati kedua negara menjadi kunci meredanya ketegangan setelah konflik bersenjata selama hampir tiga pekan.

Letjen Maly Socheata, Juru Bicara Kementerian Pertahanan Nasional Kamboja, mengonfirmasi stabilitas situasi di garis depan sejak Sabtu siang. Kesepakatan gencatan senjata secara resmi berlaku dan dipatuhi kedua belah pihak.

Ketenangan ini juga dikonfirmasi oleh pihak militer Thailand. Meskipun begitu, pergerakan terbatas masih terpantau di beberapa titik perbatasan.

Kesepakatan gencatan senjata ini mengakhiri konflik yang telah berlangsung selama 20 hari. Puluhan orang dilaporkan tewas dan hampir satu juta warga sipil dari kedua negara terpaksa mengungsi.

Dalam perjanjian tersebut, Kamboja dan Thailand sepakat untuk menghentikan seluruh aksi permusuhan. Kedua negara berkomitmen menghindari provokasi, termasuk tembakan, pergerakan pasukan, dan manuver yang mengarah ke posisi lawan.

Selain itu, disepakati pula untuk mempertahankan jumlah pasukan yang ada dan tidak mengirim bala bantuan tambahan ke wilayah perbatasan. Hal ini bertujuan mencegah eskalasi konflik lebih lanjut.

Thailand juga menyatakan akan memulangkan 18 tentara Kamboja yang ditahan sejak Juli. Pemulangan akan dilakukan setelah gencatan senjata berjalan penuh selama 72 jam tanpa pelanggaran.

Pertemuan trilateral antara menteri luar negeri Kamboja dan Thailand, dengan mediasi Cina, dijadwalkan berlangsung Senin (29/12/2025) di Provinsi Yunnan, Cina. Agenda pertemuan ini adalah membahas langkah-langkah lanjutan untuk menjaga perdamaian.

Konflik yang kembali pecah pada 8 Desember telah menelan korban jiwa sekitar 99 orang. Bentrokan dipicu insiden perbatasan yang melukai dua tentara Thailand.

Pihak berwenang Thailand melaporkan 26 prajurit dan satu warga sipil tewas. Sementara itu, 41 warga sipil lainnya meninggal akibat dampak tidak langsung dari pertempuran.

Kementerian Dalam Negeri Kamboja mencatat sedikitnya 31 warga sipil Kamboja menjadi korban jiwa dalam bentrokan tersebut. Sengketa perbatasan antara Thailand dan Kamboja memang telah berlangsung lama dan kerap memicu kekerasan. Bentrokan besar terakhir terjadi pada Juli lalu, menewaskan sedikitnya 48 orang.

f63ebdb51979eb77a1ffc7645fcfc0c3.jpg
Berita

Ringkasan Berita: Dokter tim Ola Sand memastikan seluruh pemain Norwegia kini sudah sehat dan kondisi skuad terkendali Sebelumnya Stale Solbakken mengungkapkan beberapa pemain sempat sakit dan dirawat di rumah sakit Kabar pulihnya Erling Haaland cs menjadi modal penting Norwegia menghadapi Inggris di perempat final Piala Dunia 2026 TRIBUNNEWS.COM – Kondisi skuad Norwegia dipastikan kembali bugar menjelang menghadapi Inggris pada babak perempat…