Berita

Gempa Pacitan Guncang, Rusak Belasan Bangunan di Jawa Timur

97
×

Gempa Pacitan Guncang, Rusak Belasan Bangunan di Jawa Timur

Sebarkan artikel ini
dampak-gempa-m6,4,-belasan-rumah-di-pacitan-hingga-blitar-rusak
dampak gempa m6,4, belasan rumah di pacitan hingga blitar rusak

Surabaya – Gempa dengan magnitudo 6,4 mengguncang Pacitan, Jawa Timur, Jumat (6/2) dini hari. Belasan bangunan dilaporkan mengalami kerusakan.

Guncangan gempa terasa hingga DI Yogyakarta dan sejumlah wilayah pesisir selatan Pulau Jawa.

BPBD Jatim mencatat kerusakan terjadi pada rumah tinggal hingga tempat usaha.

“Dampak kerusakan sementara terdiri dari 9 unit rumah rusak ringan, 1 unit rumah rusak sedang, dan 1 unit tempat usaha berupa kafe yang mengalami kerusakan fisik,” kata Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Jatim, Satriyo Nurseno.

Ia menambahkan, data kerusakan masih bisa bertambah.

Pacitan menjadi wilayah dengan kerusakan paling banyak. Kecamatan Pacitan, Pringkuku, hingga Arjosari terdampak.

“Di Kecamatan Pacitan rumah rusak ringan: 5 unit. Kecamatan Pringkuku rumah rusak ringan 2 unit. Kecamatam Arjosari rumah rusak ringan 1 unit,” jelas Satriyo.

Dampak gempa juga meluas ke wilayah lain di Jawa Timur.

Di Kota Blitar, kerusakan tercatat di Kecamatan Kepanjenkidul. Satu rumah rusak sedang dan satu kafe juga mengalami kerusakan.

Di Kabupaten Ponorogo, kerusakan rumah warga dilaporkan terjadi di Kecamatan Sambit.

“Di Kota Blitar, Kecamatan Kepanjenkidul 1 unit rumah dan 1 kafe rusak sedang. Kemudian ke Kabupaten Ponorogo, Kecamatan Sambit 1 rumah rusak ringan,” imbuhnya.

BPBD masih melakukan validasi data terkait kemungkinan adanya korban jiwa.

“Korban dalam proses pendataan,” ucapnya.

Personel BPBD telah diterjunkan ke lokasi terdampak untuk melakukan pendataan dan memastikan keselamatan warga.

“Masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh informasi yang tidak resmi,” kata Satriyo.

BMKG mencatat gempa tektonik mengguncang Pacitan pada pukul 01.06 WIB. Gempa megathrust itu berpusat di laut.

Kepala BMKG Stasiun Geofisika Kelas III Karangkates, Malang, Mamuri menjelaskan episentrum gempa berada di laut dengan koordinat 8,98 derajat lintang selatan serta 111,18 derajat bujur timur.

Lokasi ini berjarak sekitar 89 kilometer ke arah tenggara kota Pacitan dengan kedalaman pusat gempa mencapai 58 kilometer.

“Gempabumi yang terjadi merupakan jenis gempabumi dangkal akibat adanya aktivitas subduksi lempeng,” kata Mamuri.