Berita

Elite PDIP Beberkan Alasan Megawati Kembali Tunjuk Hasto Sekjen

80
×

Elite PDIP Beberkan Alasan Megawati Kembali Tunjuk Hasto Sekjen

Sebarkan artikel ini
elite-pdip-ungkap-pesan-kuat-megawati-tunjuk-hasto-kembali-jadi-sekjen
elite pdip ungkap pesan kuat megawati tunjuk hasto kembali jadi sekjen

Jakarta – PDIP menegaskan siap melawan segala bentuk penindasan kekuasaan. Penegasan ini disampaikan menyusul penunjukan kembali Hasto Kristiyanto sebagai Sekretaris Jenderal (Sekjen) partai.

Ketua DPP PDIP, Deddy Yevry Sitorus, menyampaikan hal ini di Kompleks Parlemen, Jumat (15/8).

Menurut Deddy, penunjukan Hasto adalah sinyal kuat dari Ketua Umum Megawati Soekarnoputri bahwa PDIP tidak bisa ditekan atau dikriminalisasi.

“Soal sekjen itu menunjukkan bahwa PDI Perjuangan tidak bisa ditekan-tekan, dikriminalisasi,” ujar Deddy. “Apapun itu adalah pesan yang kuat dari Bu Mega, kami siap bertarung melawan kekuasaan yang menindas.”

Megawati kembali menunjuk Hasto untuk periode 2025-2030. Pengumuman ini dilakukan dalam pelantikan susulan yang digelar tertutup di kantor DPP PDIP, Kamis (14/8).

Meskipun struktur baru partai didominasi wajah lama, termasuk posisi sekjen, Deddy menyatakan bahwa regenerasi tetap menjadi pertimbangan sesuai hasil Kongres VI.

Deddy menolak anggapan bahwa regenerasi harus selalu diartikan dengan menunjuk kader muda untuk posisi struktural. Ia mencontohkan, banyak politikus muda yang justru terjerat kasus korupsi.

“Regenerasi itu konteksnya apa? Apakah kita semua mau umur 17 tahun mengurus partai? Mengurus negara?” tanya Deddy.

Menurutnya, regenerasi di PDIP dapat dilihat dari kader-kader yang menjabat sebagai anggota legislatif maupun eksekutif kepala daerah. Deddy menilai, mengurus negara dalam situasi kompleks membutuhkan kematangan.

“Karena untuk mengelola partai dalam situasi yang begini sulit, tidak saja bagi pemerintah, tapi dalam konteks penegakan hukum, supremasi sipil saya kira perlu kematangan,” jelasnya.

“Jadi soal regenerasi itu yang menentukan adalah yang punya partai siapa? Anggota PDI Perjuangan, bukan orang lain,” pungkasnya.