BeritaEcozonePemerintahan

Dony Oskaria Puji Pertumbuhan Ekonomi Sumbar, Apresiasi Mahyeldi-Vasko

44
×

Dony Oskaria Puji Pertumbuhan Ekonomi Sumbar, Apresiasi Mahyeldi-Vasko

Sebarkan artikel ini
dony-oskaria-puji-pertumbuhan-ekonomi-sumbar,-sebut-capaian-mahyeldi-vasko-signifikan
dony oskaria puji pertumbuhan ekonomi sumbar, sebut capaian mahyeldi vasko signifikan

Jakarta – Dony Oskaria memuji capaian pertumbuhan ekonomi Sumatera Barat (Sumbar) pada triwulan I 2026 yang tumbuh 5,02 persen secara tahunan atau year-on-year. Pujian itu disampaikan setelah sebelumnya ia kerap mengkritik kondisi ekonomi daerah kelahirannya tersebut.

“Saya kritik keras selama ini karena saya sayang provinsi kampung halaman. Alhamdulillah, berdasarkan rilis BPS, angka Pertumbuhan Ekonomi Sumbar naik. Saya memuji dan berharap tren PE Sumbar setiap bulan naik terus,” kata Dony di Jakarta, Kamis (7/5/2026).

Dony juga mengapresiasi kinerja Gubernur Mahyeldi dan Wakil Gubernur Vasko Ruseimy atas capaian tersebut.

Dony berharap pertumbuhan ekonomi Sumbar terus meningkat dan bisa menyamai, bahkan melampaui, pertumbuhan ekonomi nasional.

“Kuncinya adalah kerja keras seluruh pemimpin Sumbar, dan hasilnya semakin dapat dirasakan oleh seluruh masyarakat Sumbar,” ujarnya.

Berdasarkan data resmi Badan Pusat Statistik (BPS), kenaikan ekonomi Sumbar didorong rehabilitasi infrastruktur pascabencana dan peningkatan konsumsi rumah tangga.

Pada triwulan I 2026, ekonomi Sumbar tumbuh di atas 5 persen, namun masih di bawah angka nasional yang mencapai 5,6 persen.

Pada 2025, pertumbuhan ekonomi Sumbar sempat menjadi yang terendah di Sumatera dengan angka 3,94 persen. Kondisi itu memicu kekhawatiran dan lahirnya gerakan “Sumbar Bangkit” untuk memulihkan sektor UMKM dan pariwisata.

Perbaikan mulai terlihat sejak akhir 2025. Kontribusi Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) regional tercatat mencapai 6,83 persen.

Sejumlah faktor disebut menjadi penggerak ekonomi Sumbar pada 2026, antara lain rehabilitasi infrastruktur pascabencana, konsumsi rumah tangga, serta peningkatan komoditas unggulan seperti CPO dan gambir.

Dari sisi ketenagakerjaan, pada Agustus 2024 Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK) Sumbar tercatat 70,28 persen, sementara Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) turun menjadi 5,75 persen.

Ke depan, pembangunan infrastruktur termasuk lanjutan Jalan Tol Trans-Sumatera (JTTS) Padang-Sicincin diproyeksikan terus mendorong pertumbuhan ekonomi Sumbar.