Jakarta – Manajemen influencer Sherly Annavita menyatakan belum berencana menempuh jalur hukum terkait dugaan teror yang dialaminya.
Manajemen memilih menyelesaikan persoalan ini dengan melapor ke tingkat RT dan keamanan setempat.
“Sementara sudah cukup dengan melapor ke RT dan keamanan,” kata pihak manajemen Sherly Annavita, Rabu (31/12/2025).
Pihak Sherly belum bisa menyimpulkan siapa pelaku teror tersebut.
Mereka menegaskan inti tanggapan sebagaimana yang sudah ditampilkan di media sosial Sherly.
“Untuk pelaku kami tidak bisa menyimpulkan dari pihak mananya,” tambah pihak manajemen.
Sebelumnya, Sherly Annavita mengungkapkan dirinya diduga menjadi sasaran teror setelah menyampaikan pandangan kritis terkait penanganan bencana di wilayah Sumatra.
Teror itu mencuat setelah ia menemukan aksi vandalisme dan ancaman yang mengarah ke dirinya.
Bentuk teror yang dilaporkan meliputi coretan vandalisme pada kendaraan pribadi miliknya.
Rumah tempat tinggalnya juga dilempari sekantung telur busuk.
Sherly juga menerima secarik kertas berisi pesan bernada ancaman.







