Kulon Progo – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, memastikan kasus suspek hantavirus pada seorang warga setempat dinyatakan negatif berdasarkan hasil laboratorium Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI.
Kepala Dinkes Kulon Progo Susilaningsih mengatakan hasil pemeriksaan yang diterima dua hari lalu menunjukkan hasil negatif.
“Pada tahun 2026 ini memang ada suspek hantavirus, tetapi hasilnya sudah keluar dua hari lalu dan hasilnya negatif,” ujarnya saat dikonfirmasi pada Minggu.
Menurut dia, warga Kulon Progo yang sebelumnya diduga terjangkit hantavirus telah menjalani pemeriksaan laboratorium Kemenkes dan hasilnya telah diklarifikasi oleh Dinkes Kulon Progo bersama Dinkes Provinsi DIY.
“Iya, (hasilnya) negatif. Ini informasi dari Kemenkes, Dinas Kesehatan DIY sudah klarifikasi ke pusat. Jadi di Kulon Progo tidak ada kasus di manusia yang positif hantavirus,” kata Susilaningsih.
Meski demikian, masyarakat di Kulon Progo tetap diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi penularan penyakit zoonosis tersebut, terutama dari tikus yang menjadi perantara.
“Ya, karena memang sebagai perantara virus itu hewan pengerat, seperti tikus. Oleh karena itu, masyarakat diimbau untuk berperilaku hidup bersih dan sehat,” jelasnya.
Susilaningsih menambahkan, warga yang selesai beraktivitas di sawah atau mengikuti kerja bakti lingkungan perlu membiasakan diri mencuci tangan dengan sabun agar kuman atau bakteri yang terbawa dapat dimatikan.
“Selalu terapkan PHBS (Perilaku Hidup Bersih dan Sehat) dan kebersihan di lingkungan agar tikus itu tidak masuk ke rumah, sehingga penularannya bisa dicegah. Kan penularan bisa lewat luka, kencingnya tikus, dan sebagainya,” ujarnya.
Dinkes Kulon Progo juga mengimbau masyarakat untuk selalu menutup makanan di rumah dan membersihkan perindukan tikus di sekitar rumah.
Berdasarkan data 2025, kasus hantavirus pertama kali ditemukan di DIY pada enam orang dengan hasil positif dari surveilans sentinel rutin. Seluruh pasien sembuh, tidak ada kasus kematian, dan tidak ditemukan kasus lainnya.
Sementara itu, pada awal 2026 hingga saat ini belum ditemukan laporan kasus positif hantavirus dari sentinel rutin yang telah diperiksa laboratorium.














