Berita

Devisa Ekspor Dievaluasi, Pemerintah Cari Kebijakan Lebih Efektif

91
×

Devisa Ekspor Dievaluasi, Pemerintah Cari Kebijakan Lebih Efektif

Sebarkan artikel ini
pemerintah-evaluasi-kebijakan-devisa-hasil-ekspor
pemerintah evaluasi kebijakan devisa hasil ekspor

Jakarta – Pemerintah akan mengevaluasi kebijakan Devisa Hasil Ekspor (DHE) karena dinilai belum optimal mendongkrak cadangan devisa negara.

Evaluasi ini dilakukan karena kontribusi kebijakan DHE terhadap cadangan devisa dinilai belum signifikan.

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan Bank Indonesia (BI) akan meninjau kembali kebijakan ini.

Presiden Prabowo Subianto bahkan akan turun tangan memimpin diskusi lintas kementerian dan lembaga untuk menentukan arah kebijakan DHE selanjutnya.

Sebelumnya, Presiden Prabowo telah menggelar rapat terbatas di kediamannya pada Minggu (12/10) untuk membahas efektivitas kebijakan DHE.

Rapat tersebut dihadiri oleh Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan, dan Menteri ESDM Bahlil Lahadalia.

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menjelaskan evaluasi dilakukan karena Peraturan Pemerintah Nomor 8 Tahun 2025 belum mencapai hasil maksimal.

Prasetyo mengungkapkan masih ada celah dalam regulasi yang memungkinkan eksportir tidak menyimpan devisa hasil ekspor di bank dalam negeri.

Kebijakan DHE sendiri mulai berlaku sejak 1 Maret 2025.

Presiden Prabowo menargetkan devisa Indonesia mencapai minimal 100 miliar dolar AS dalam setahun setelah kebijakan ini berjalan.