Berita

Cak Imin Bercanda Soal Urusan PPP, PKB Tak Campur Tangan

104
×

Cak Imin Bercanda Soal Urusan PPP, PKB Tak Campur Tangan

Sebarkan artikel ini
47c1e7698c5fcc93a9a0f8c0fc1c95e3.jpg
47c1e7698c5fcc93a9a0f8c0fc1c95e3.jpg

Jakarta – Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Abdul Muhaimin Iskandar atau Cak Imin melontarkan kelakar mengenai dinamika internal Partai Persatuan Pembangunan (PPP) saat menyampaikan pidato dalam Musyawarah Nasional (Munas) VI Partai Keadilan Sejahtera (PKS) pada Minggu (28/9/2025). Kelakar Cak Imin ini mengemuka sehari setelah Muktamar X PPP diwarnai kericuhan yang berujung pada bentrokan fisik antar kader.

Di hadapan sejumlah menteri kabinet dan tamu undangan di Hotel Sultan, Jakarta, Muhaimin dengan santai menyatakan, “Urusan PPP, PKB enggak ikut-ikut.” Pernyataan tersebut disambut tawa hadirin, termasuk Menteri Hukum Supratman Andi Agtas dan Direktur Jenderal Politik dan Pemerintahan Umum Kementerian Dalam Negeri, Bahtiar.

Kelakar Cak Imin merujuk pada insiden kerusuhan yang terjadi saat pembukaan Muktamar X PPP di Hotel Mercure Ancol, Jakarta Utara, Sabtu (27/9/2025). Acara tersebut diwarnai aksi adu mulut dan saling lempar kursi ketika Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Umum PPP Muhammad Mardiono menyampaikan sambutan.

Kericuhan meletus setelah sejumlah kader meneriakkan tuntutan “perubahan”, yang kemudian memicu bentrokan fisik. Insiden tersebut mengakibatkan beberapa kader terluka dan mengundang keprihatinan dari internal partai.

Meskipun diwarnai kekisruhan, Muktamar tetap berlanjut. Muhammad Mardiono akhirnya terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum PPP untuk periode 2025–2030. Namun, proses pemilihan ini diklaim sepihak oleh kubu Romahurmuziy.

Pihak Mardiono mengecam insiden tersebut, menudingnya sebagai ulah penyusup yang sengaja membuat gaduh. Mereka juga berencana menempuh jalur hukum terhadap para pelaku kericuhan.