Medan – Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution, berjanji akan menindak tegas pelaku perusakan lingkungan. Langkah ini diambil untuk mencegah banjir dan longsor yang sering terjadi di wilayahnya.
Komitmen tersebut disampaikan saat Bobby menghadiri perayaan Natal bersama korban banjir dan longsor di Medan, Rabu (24/12).
“Pemerintah Provinsi Sumut berkomitmen untuk menindak tegas segala bentuk perusakan lingkungan,” tegas Bobby.
Banjir dan longsor di Sumut telah merusak 24.000 rumah warga.
“Lebih dari 20.000 rumah terdampak, bahkan data terakhir mencapai 24.000 rumah, mulai dari rusak ringan hingga hilang tersapu longsor,” jelas Bobby.
Bobby mengajak masyarakat untuk meningkatkan kebersamaan dan kepedulian sosial.
Menurutnya, pemulihan pasca bencana bukan hanya tentang pembangunan fisik. Tetapi juga penguatan nilai kemanusiaan dan solidaritas.
“Penting menjaga keharmonisan antara manusia dan alam sebagai bagian dari upaya pencegahan bencana ke depan,” ujarnya.
Ketua DPD Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) Sumut, Swangro Lumban Batu, mengajak seluruh kader dan umat Kristiani untuk membantu korban bencana.
“Jangan tutup mata terhadap penderitaan saudara-saudara kita,” katanya.







