Berita

BNPB Modifikasi Cuaca, Antisipasi Hujan Lebat Jabodetabek

112
×

BNPB Modifikasi Cuaca, Antisipasi Hujan Lebat Jabodetabek

Sebarkan artikel ini
bnpb-gelar-operasi-modifikasi-cuaca-kurangi-hujan-di-jabodetabek
bnpb gelar operasi modifikasi cuaca kurangi hujan di jabodetabek

Jakarta – BNPB melakukan operasi modifikasi cuaca (OMC) di Jabodetabek. Tujuannya, mengurangi potensi hujan lebat.

Upaya ini juga sebagai mitigasi risiko bencana hidrometeorologi. Hal itu diungkapkan Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari.

Hujan lebat sejak Sabtu (7/3/2026) hingga Ahad (8/3/2026) menyebabkan genangan di sejumlah kawasan permukiman.

BNPB menyalurkan bantuan logistik kepada masyarakat terdampak. Bantuan berupa paket sembako, selimut, dan matras.

Sebanyak 23 kelurahan di tiga kecamatan terdampak banjir akibat curah hujan tinggi. 122 jiwa dilaporkan mengungsi.

Tim reaksi cepat melaporkan genangan air mulai berangsur surut pada Ahad (8/3/2026). Meski begitu, potensi banjir susulan masih ada.

BMKG memantau dua bibit siklon tropis, 93S dan 95W, di sekitar wilayah Indonesia. Ini berpotensi memicu peningkatan curah hujan di Jabodetabek.

Bibit siklon tropis 93S berada di Samudera Hindia selatan Lampung. Kecepatan angin maksimum sekitar 30 knot.

BMKG memprediksi sistem ini memiliki potensi rendah menjadi siklon tropis dalam 48 jam ke depan. Diperkirakan melemah dengan intensitas angin menurun.