Jakarta – PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) perkuat dukungan terhadap UMKM.
Hal ini diwujudkan dengan menghadirkan 10 UMKM binaannya di pameran Dhawa Festival (Dhawafest) Pesona 2026.
Tujuannya? Memperluas akses pasar, meningkatkan branding produk, dan mendorong transaksi.
Direktur Consumer Banking BNI, Corina Leyla Carnalies, menegaskan partisipasi ini adalah komitmen perseroan.
BNI ingin UMKM semakin berkembang dan berdaya saing tinggi.
Dhawafest Pesona 2026 sendiri diselenggarakan oleh Dharma Wanita Persatuan Kementerian Keuangan (DWP Kemenkeu).
Pameran ini menjadi wadah promosi produk kreatif dari berbagai daerah.
Acara berlangsung 4–6 Maret 2026 di Gedung Dhanapala, Kompleks Kementerian Keuangan.
Tahun ini, Dhawafest menghadirkan sekitar 240 peserta.
Mereka terdiri dari pengrajin, produsen, dan pelaku UMKM binaan berbagai instansi.
Pameran mengusung tema “Persembahan Elok Nusantara – Dukung UMKM Lebih Berkelas Menuju Indonesia Emas”.
Produk yang ditampilkan meliputi fesyen, kerajinan tangan, dan kuliner.
Sumatra Barat menjadi ikon Dhawafest tahun ini dengan simbol Tari Piring.
BNI menghadirkan UMKM binaan dari beragam sektor.
Di antaranya Fenny Permata (perhiasan), Rafi Ridwan x ManZieRa (jilbab dan tenun disabilitas).
Ada juga Jeara Sleep Wear (busana tidur), Polka Clothes (batik polkadot), dan Bagora (bawang goreng).
BNI juga membawa Rendang Asese (kuliner), Artha Boutique (batik), Wong Perfume (parfum lokal).
Serta Lemari Lawas (vintage dan batik lawas), Rumah BUMN Bekasi (busana Muslim), Abit Kain (ulos dan tas), dan FIEF (batik dan tenun).
Selain produk UMKM, BNI mendorong transaksi nontunai dan literasi keuangan.
Upaya ini mendukung transformasi digital di sektor UMKM.
BNI berharap UMKM binaan memperoleh akses pasar yang lebih luas.
Sinergi antara perbankan, pemerintah, dan pelaku usaha dinilai penting untuk pertumbuhan UMKM.







