Padang – Bandara Internasional Minangkabau (BIM) resmi meluncurkan layanan Pick Up Premium untuk mempermudah dan meningkatkan kenyamanan penjemputan penumpang.
Fasilitas ini memungkinkan kendaraan penjemput menunggu langsung di area khusus yang berada tepat di depan pintu keluar terminal kedatangan. Dengan sistem tersebut, penumpang tidak perlu lagi berjalan jauh menuju area parkir umum untuk bertemu kendaraan jemputan.
Saat ini, manajemen BIM masih menjalankan masa uji coba dan sosialisasi layanan itu. Selama periode 16 hingga 30 Juni 2026, masyarakat dapat memanfaatkan fasilitas tersebut tanpa dipungut biaya.
“Kini di Bandara Internasional Minangkabau telah tersedia layanan Pick Up Premium. Mobil jemputan bisa langsung stand by di depan terminal,” tulis manajemen BIM melalui unggahan resmi, Selasa (16/6/2026).
Kehadiran layanan ini ditujukan untuk memangkas waktu tunggu penumpang setelah mendarat. Pengelola bandara juga berharap fitur tersebut membuat proses penjemputan lebih praktis, terutama pada jam-jam sibuk saat arus penumpang meningkat.
Selain itu, fasilitas Pick Up Premium diharapkan dapat membantu mengurai penumpukan kendaraan di area penjemputan reguler. Pengelola bandara merancang layanan ini agar arus penjemputan menjadi lebih tertib dan efisien.
Setelah masa uji coba berakhir, tarif normal akan mulai diberlakukan pada 1 Juli 2026. Biaya penggunaan area Pick Up Premium ditetapkan sebesar Rp50 ribu untuk 30 menit pertama, dengan biaya tambahan jika melebihi batas waktu tersebut.
Manajemen BIM mengimbau masyarakat memanfaatkan periode uji coba gratis ini. Langkah tersebut juga diharapkan memberi pengalaman langsung kepada pengguna jasa mengenai efisiensi layanan penjemputan premium yang baru diterapkan di bandara tersebut.







