Jakarta – Sebuah insiden tragis menimpa siswa SDN Kalibaru 01, Cilincing, Jakarta Utara, setelah satu unit mobil pengantar program makan bergizi gratis (MBG) menabrak pagar sekolah hingga masuk ke area kompleks. Kecelakaan yang menyebabkan 22 orang cedera ini dilaporkan langsung oleh Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana kepada Presiden Prabowo Subianto dalam Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Senin, 15 Desember 2025.
Dadan menjelaskan, kecelakaan tersebut dipicu oleh sopir pengganti yang bertugas mengantar program MBG karena pengemudi utama sedang sakit. Pengemudi pengganti itu, yang dihubungi sekitar pukul 03.00 WIB, diduga tidak berada dalam kondisi fisik prima saat menjalankan tugas pengiriman.
Akibat insiden tersebut, sebanyak 22 orang, terdiri dari siswa dan seorang guru, mengalami cedera. Setelah menjalani observasi selama kurang lebih enam jam pada hari kejadian, sepuluh siswa diperbolehkan pulang ke rumah.
Namun, delapan siswa dan satu guru harus melanjutkan perawatan di RS Koja, sementara tiga siswa lainnya dilarikan ke RS Cilincing untuk penanganan medis lebih lanjut.
Hingga laporan disampaikan, Dadan menyebut masih ada lima korban yang menjalani perawatan. Empat orang dirawat di RS Koja dan satu orang di RS Cilincing, dengan kondisi yang diklaim membaik.
Kendati demikian, satu siswa terpaksa dirawat di ruang perawatan intensif anak (PICU) karena mengalami fraktur pada bagian wajah. Siswa tersebut telah menjalani operasi selama sekitar lima jam, ditangani oleh tim dokter spesialis anak, bedah saraf, dan bedah plastik. Kondisinya kini disebut dalam proses pemulihan.







