Tangerang – Kantor Pelayanan Utama Bea Cukai Soekarno-Hatta menegaskan bahwa pemeriksaan terhadap penumpang berinisial JES yang membawa sejumlah Kartu Pokémon telah dilakukan sesuai dengan prosedur dan regulasi yang berlaku. Penjelasan ini disampaikan menyusul viralnya video seorang perempuan yang menangis saat bagasinya diperiksa oleh petugas bandara.
Petugas Bea Cukai melakukan pemeriksaan mendalam terhadap bagasi penumpang tersebut pada Rabu, 13 Mei 2026. Langkah ini diambil setelah citra X-Ray menunjukkan adanya tumpukan Kartu Pokémon dalam jumlah banyak di dalam koper penumpang yang baru tiba dari luar negeri.
Hasil verifikasi menunjukkan adanya indikasi kuat bahwa barang tersebut merupakan bagian dari aktivitas jasa titipan atau jastip. Kecurigaan petugas diperkuat oleh data perlintasan penumpang yang menunjukkan frekuensi perjalanan luar negeri yang tinggi, serta hasil pemantauan aktivitas penawaran barang belanjaan di akun media sosial milik yang bersangkutan.
Pihak Bea Cukai menjelaskan, pemeriksaan tersebut merujuk pada Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 34 Tahun 2025. Aturan tersebut mewajibkan setiap penumpang melaporkan barang bawaan impor yang mereka bawa.
Dalam proses verifikasi, penumpang berinisial JES mengaku bahwa koleksi kartu tersebut merupakan oleh-oleh dan bukan untuk diperdagangkan. Pihak penumpang juga telah menyerahkan bukti pembelian atau invoice kepada petugas sebagai bentuk konfirmasi.
Terkait ketentuan kepabeanan, pemerintah memberikan fasilitas pembebasan bea masuk bagi barang bawaan pribadi penumpang maksimal sebesar US$ 500 per orang. Namun, fasilitas tersebut tidak berlaku apabila barang yang dibawa masuk dalam kategori barang dagangan atau commercial goods.
Bea Cukai Soekarno-Hatta menyoroti bahwa Kartu Pokémon memiliki nilai ekonomi yang sangat variatif di pasaran. Satu keping kartu dapat dihargai mulai dari Rp 100 ribu hingga Rp 100 juta, bahkan beberapa jenis kartu langka dikabarkan mencapai nilai Rp 1,5 miliar. Hal inilah yang menjadi salah satu pertimbangan petugas dalam melakukan pemeriksaan barang bawaan di pintu masuk negara.














