Padang Pariaman – PT Bank Central Asia Tbk (BCA) melalui Bakti BCA menggelar kampanye “Ayo Cegah Stunting” (ACS) di Nagari Guguak, Kabupaten Padang Pariaman, Sumatra Barat, Rabu (17/12).
Kampanye ini bertujuan memperkuat pencegahan stunting berbasis masyarakat.
Kampanye serupa juga berlangsung di Desa Taman Indah, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat.
Bakti BCA fokus pada penguatan kapasitas dan kemandirian masyarakat.
Tujuannya membangkitkan kesadaran dan menciptakan perubahan perilaku masyarakat tentang pencegahan stunting secara holistik.
Program ACS menargetkan perubahan perilaku gizi dan kesehatan berkelanjutan di tingkat keluarga dan komunitas.
Dalam kampanye di Nagari Guguak, Bakti BCA meluncurkan dashboard monitoring program Ayo Cegah Stunting.
Ini adalah sistem digital yang membantu kader posyandu memantau pertumbuhan anak secara cepat dan akurat.
Dashboard ini diharapkan dapat mendeteksi risiko stunting sedini mungkin.
Selain sistem monitoring, BCA menyalurkan dua unit alat fetal monitor ke Puskesmas Kayu Tanam (Padang Pariaman) dan Puskesmas Pringgarata (Lombok Tengah).
Alat ini untuk memantau kesehatan ibu hamil.
Kampanye ini juga mengampanyekan minum tablet tambah darah, memberikan apresiasi kepada pihak yang terlibat aktif, dan mengukuhkan peserta Sekolah Lapangan Remaja sebagai Duta Stunting Remaja.
Peserta menampilkan praktik baik pemanfaatan lahan pekarangan dan sajian menu sehat.
Executive Vice President Corporate Communication & Social Responsibility BCA Hera F. Haryn mengatakan, pencegahan stunting adalah proses jangka panjang.
“Membutuhkan perubahan perilaku gizi dan kesehatan di tingkat keluarga dan komunitas,” ujarnya.
“Melalui program ACS, Bakti BCA berfokus pada penguatan kapasitas serta kemandirian masyarakat, mulai dari masa kehamilan hingga anak memasuki usia remaja,” lanjutnya.
Hingga 10 November 2025, program ACS telah mendampingi gizi 1.050 keluarga dan 97 ibu hamil.
Selain itu, program ini mengedukasi 1.221 remaja, memperkuat kapasitas 44 kader ACS, menghadirkan 2 posyandu percontohan, meluncurkan 1 aplikasi pemantauan, dan membagikan 23.815 bibit tanaman.













