Berita

Banjir Landa Sumbar, Semen Padang Pulihkan Akses Jalan

59
×

Banjir Landa Sumbar, Semen Padang Pulihkan Akses Jalan

Sebarkan artikel ini
sejumlah-das-yang-diterjang-galodo-kembali-meluap
sejumlah das yang diterjang galodo kembali meluap

Padang – Akses jalan di Batu Busuk, Kota Padang, yang sempat lumpuh total akibat terjangan banjir bandang, kini kembali normal. PT Semen Padang bergerak cepat memperbaiki jalan yang terdampak bencana.

Hujan deras yang mengguyur Sumatera Barat sejak Minggu (14/12/2025) menyebabkan sejumlah sungai meluap dan memicu banjir di beberapa wilayah.

Beberapa Daerah Aliran Sungai (DAS) yang sebelumnya diterjang banjir bandang kembali meluap, membawa material lumpur dan kayu. Kondisi ini menimbulkan kekhawatiran akan terjadinya banjir bandang susulan di kawasan permukiman.

Di Kota Padang, debit air DAS Batang Kuranji meningkat drastis akibat hujan deras yang tak henti sejak siang. Warga di kawasan hilir diminta meningkatkan kewaspadaan karena air sungai terpantau keruh dan deras.

Luapan air mulai merendam permukiman di dekat bantaran sungai. Tabiang Banda Gadang menjadi salah satu titik yang kembali terendam akibat meluapnya Batang Kuranji.

Kondisi serupa juga terjadi di Kabupaten Agam. DAS Batang Tumayo di Sungai Batang, Kecamatan Tanjung Raya, kembali meluap.

“Dari pukul 12.00 sampai jam 15.00 sore tadi hujannya tidak reda-reda. Sungai Batang Tumayo kembali galodo,” ujar Yusra, warga Sungai Batang, menggambarkan situasi terkini.

Warga semakin waspada karena Sungai Batang berada di jalur aliran material dari perbukitan sekitar Danau Maninjau yang rawan longsor saat hujan deras.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Sumatera Barat telah mengeluarkan Peringatan Dini Cuaca pada Minggu (14/12) pukul 16.10 WIB.

BMKG memprediksi hujan sedang hingga lebat disertai kilat, petir, dan angin kencang masih berpotensi terjadi di sejumlah wilayah.

Hujan lebat diperkirakan berpotensi terjadi di Kabupaten Solok, Sijunjung, Padang Pariaman, Agam, Lima Puluh Kota, Pasaman, Dharmasraya, Solok Selatan, Pasaman Barat, serta Kota Padang dan Kota Pariaman.

Potensi cuaca ekstrem meluas ke Kabupaten Pesisir Selatan, Tanah Datar, Solok, serta sejumlah kecamatan di Agam, Pasaman, dan Padang Pariaman, termasuk kawasan hulu dan hilir DAS yang rawan banjir bandang.

BMKG memperkirakan kondisi cuaca ekstrem ini berlangsung hingga pukul 18.30 WIB. Masyarakat di sepanjang bantaran sungai dan wilayah rawan longsor diimbau waspada, mengurangi aktivitas di sekitar aliran sungai, serta segera mengungsi jika debit air meningkat tiba-tiba.