Berita

Banjir Bandang Ubah Sungai Lokop Aceh Timur Jadi Padang Pasir

200
×

Banjir Bandang Ubah Sungai Lokop Aceh Timur Jadi Padang Pasir

Sebarkan artikel ini
banjir,-tempat-wisata-sungai-lokop-di-aceh-berubah-jadi-lautan-pasir
banjir, tempat wisata sungai lokop di aceh berubah jadi lautan pasir

Jakarta – Destinasi wisata Sungai Lokop di Aceh Timur, yang dulu populer, kini berubah menjadi lautan pasir. Banjir bandang menjadi penyebab utama perubahan drastis ini.

Kepala Disparpora Aceh Timur, Syahril, menyebut dampak banjir sangat besar bagi sektor pariwisata.

“Sungai Lokop tidak lagi berada di jalur semula,” ujarnya, Minggu (4/1). “Sungai yang sebelumnya jadi destinasi wisata berubah jadi lapangan pasir.”

Banjir bandang menyebabkan aliran sungai berpindah hingga kaki gunung.

Kawasan yang dulunya ramai wisatawan kini tak bisa difungsikan sebagai objek wisata. Ikon wisata, titi gantung, juga rusak dan hanyut.

“Sekitar 80 persen objek wisata di Aceh Timur terdampak dan mengalami kerusakan,” kata Syahril.

Kerusakan terparah terjadi di destinasi wisata pantai dan wisata alam di daerah aliran sungai, seperti Sungai Lokop.

Sungai Lokop menjadi contoh nyata perubahan bentang alam akibat bencana. Dari destinasi unggulan dengan air jernih dan keindahan alam, kini berubah total.

Kerusakan berat juga terjadi di sejumlah objek wisata pantai.

Di kawasan Matang Rayeuk, PP Idi Timur, hampir seluruh pondok wisata di sepanjang pantai rusak.

“Begitu juga di Pantai Leuge, selain pondok wisata yang rusak, juga terjadi abrasi besar yang mengakibatkan jalan terputus,” katanya.

Abrasi di Pantai Leuge mengkhawatirkan karena berdampak pada pariwisata dan akses masyarakat. Terputusnya jalan berdampak pada aktivitas ekonomi warga.

Kerusakan ini menjadi pukulan berat bagi sektor pariwisata Aceh Timur.

“Kami berharap objek-objek wisata yang terdampak bencana dapat kembali ditata dan bangkit,” pungkas Syahril.