Jakarta – Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) Partai Golkar didorong menjadi motor penggerak gagasan partai agar tetap relevan dengan perkembangan zaman.
Dorongan ini disampaikan Penasehat Ahli Balitbang DPP Partai Golkar, Henry Indraguna.
Indraguna menilai Balitbang harus menjadi pusat inovasi politik dan kebijakan, bukan hanya lembaga kajian internal.
“Balitbang harus melahirkan riset yang mampu menjawab isu-isu kontemporer,” ujar Indraguna, Jumat (26/9/2025).
Isu-isu tersebut meliputi transformasi digital, ekonomi hijau, ketahanan pangan berkelanjutan, hingga tata kelola politik berbasis teknologi.
Menurutnya, generasi muda saat ini lebih fokus pada isu masa depan kerja, iklim, teknologi, dan kualitas hidup.
Oleh karena itu, Balitbang harus menghasilkan riset visioner yang dapat diterjemahkan menjadi kebijakan nyata.
Indraguna menekankan pentingnya memanfaatkan bonus demografi dengan menyiapkan peta jalan politik sesuai aspirasi generasi digital.
Ia optimistis, dengan strategi yang tepat, Golkar dapat memimpin perubahan politik nasional.
Selain itu, Balitbang juga didorong untuk menjadi jembatan komunikasi antara partai dan masyarakat.
Kajian yang dilakukan harus membumi dan mudah dipahami oleh publik luas.
“Balitbang tidak boleh bekerja di menara gading,” tegasnya.
Kepemimpinan Bahlil Lahadalia sebagai Ketua Umum Partai Golkar dinilai memberikan warna baru bagi partai.














