BeritaPeristiwa

Atalia Praratya Sebar Wajah Terduga Penyiksa YTR untuk Bantu Polisi

17
×

Atalia Praratya Sebar Wajah Terduga Penyiksa YTR untuk Bantu Polisi

Sebarkan artikel ini
wajah-taufik-hidayat-viral,-atalia-praratya-minta-segera-ditangkap!
wajah taufik hidayat viral, atalia praratya minta segera ditangkap!

Bandung – Wajah pria yang diduga terlibat dalam kasus penyekapan dan penyiksaan terhadap perempuan berinisial YTR (29) di Kabupaten Bandung, Jawa Barat, viral di media sosial setelah diunggah Atalia Praratya.

Unggahan itu muncul di tengah upaya aparat memburu pelaku yang hingga kini masih buron.

Foto yang disebut menampilkan Taufik Hidayat (TH) tersebut dibagikan Atalia melalui Instagram Story pribadinya.

Ia mengatakan menerima informasi itu dari seorang netizen yang mengaku mengetahui penampakan asli pria yang diduga melakukan penyekapan sekaligus penganiayaan terhadap korban selama bertahun-tahun.

Melalui unggahannya, Atalia meminta masyarakat yang merasa mengenali sosok dalam foto itu untuk segera menyampaikan informasi kepada aparat penegak hukum.

Langkah tersebut dimaksudkan agar proses pencarian dapat berlangsung lebih cepat.

“Ibu, muka aslinya kayak gini si penyekap dan penyiksa itu. Yang hapal tolong langsung hubungi Polda Jabar ya,” bunyi unggahan di Instagram Story Atalia Praratya, dikutip Senin 22 Juni 2026.

Langkah Atalia menjadi bentuk dukungan terhadap proses penyelidikan yang masih berjalan.

Ia berharap partisipasi masyarakat bisa membantu polisi menemukan keberadaan terduga pelaku sehingga kasus yang menyita perhatian publik itu segera menemukan titik terang.

Di sisi lain, kondisi YTR masih membutuhkan penanganan intensif di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung.

Perempuan berusia 29 tahun itu diduga mengalami penyiksaan dan penyekapan selama kurang lebih tiga tahun di sebuah kamar kos di kawasan Cileunyi, Kabupaten Bandung.

Kasus tersebut secara resmi dilaporkan keluarga kepada Polda Jawa Barat pada 12 Juni 2026.

Berdasarkan laporan yang diterima, korban diduga mengalami kekerasan fisik dalam waktu yang sangat lama hingga kondisi kesehatannya memburuk secara drastis.

Akibat dugaan penganiayaan itu, korban dilaporkan kehilangan fungsi penglihatannya, mengalami kerusakan serius pada bagian bibir sehingga kesulitan berbicara, serta tidak lagi mampu berjalan.

Tim medis masih terus memberikan perawatan karena kondisi korban dinilai belum stabil.

Atalia juga menyampaikan rasa prihatin mendalam setelah mengetahui kondisi korban yang disebut mengalami penderitaan selama bertahun-tahun.