BeritaPolitik

Arief Rosyid: Pembatasan BBM Impor Penting untuk Kedaulatan Energi

113
×

Arief Rosyid: Pembatasan BBM Impor Penting untuk Kedaulatan Energi

Sebarkan artikel ini
arief-rosyid:-pembatasan-bbm-impor-penting-untuk-kedaulatan-energi
arief rosyid: pembatasan bbm impor penting untuk kedaulatan energi

Jakarta – Komandan TKN Fanta Prabowo-Gibran, Arief Rosyid Hasan, menyatakan dukungan penuh terhadap langkah pembatasan impor Bahan Bakar Minyak (BBM). Kebijakan ini dinilai akan memacu pertumbuhan industri hilir migas nasional.

Arief menjelaskan, Indonesia berada di momentum krusial untuk mengurangi ketergantungan pada energi impor.

Saat ini, konsumsi BBM nasional mencapai 1,5-1,6 juta barel per hari. Sementara produksi dalam negeri hanya sekitar 700 ribu barel.

“Ketergantungan ini membebani neraca perdagangan dan memperlemah ketahanan energi nasional,” ujar Arief dalam keterangan persnya.

Menurutnya, pembatasan impor BBM bukan sekadar pengetatan distribusi. Ini adalah strategi besar untuk menekan defisit transaksi berjalan dan mengurangi ketergantungan pada impor strategis.

“Langkah ini menjadi fondasi penting untuk memperkuat daya tahan ekonomi Indonesia di tengah dinamika global yang tidak menentu,” tegasnya.

Kebijakan ini sejalan dengan Pasal 33 UUD 1945, yang menekankan penguasaan negara atas sumber daya strategis untuk kemakmuran rakyat.

Dengan memberi ruang bagi Pertamina dan industri energi nasional, diharapkan kapasitas kilang meningkat, kualitas BBM membaik, dan inovasi energi alternatif hadir.

Selain memperkuat industri energi dalam negeri, pembatasan impor BBM berpotensi menciptakan lapangan kerja, membuka investasi, dan mempercepat transisi energi bersih.

“Kami mendukung penuh langkah Menteri ESDM Bahlil Lahadalia yang konsisten dengan visi besar Presiden Prabowo Subianto: mewujudkan swasembada energi dan memperkuat ketahanan energi nasional,” pungkas Arief.