Ecozone

Apple Kembali ‘Caplok’ Perusahaan AI

246
×

Apple Kembali ‘Caplok’ Perusahaan AI

Sebarkan artikel ini
Apple AI
Foto: Kantor Apple (Sunverge)

FENESIA – Perusahaan teknologi raksasa asal Amerika Serikat Apple  lagi-lagi mencaplok startup di bidang AI (Artificial Intelligence). Wajar saja, AI hingga saat ini dikabarkan akan menjadi masa depan.

Apple mengakuisisi startup video AI ‘Vilynx Inc’. Perusahaan yang berbasis di Barcelona, Spanyol tersebut punya spesialisasi dalam kecerdasan buatan canggih dan teknologi visi komputer.

Dikutip dari Bloomberg, Vilynx telah mengembangkan teknologi yang mampu menganalisis video dan menghasilkan tag cerdas untuk mendeskripsikan kontennya.

Vilynx membuat AI Brain yang paling kuat untuk menghubungkan orang-orang dengan konten yang relevan bagi mereka. Startup ini memanfaatkan machine learning dan teknologi deep learning untuk membuat konten lebih pintar dan bekerja lebih keras untuk publishernya.

Vilynx mengatakan, “Teknologi mesin rekomendasi dan preview video unik kami yang unik membantu meningkatkan penayangan video online hingga 125% dan membantu mendorong waktu keterlibatan dengan konten lebih lama.”

“Kami juga secara otomatis menambahkan tag pintar ke konten video yang memberikan peningkatan pencarian dan kemampuan untuk menemukan semua konten. Dengan gabungan semuanya, Vilynx memungkinkan cara terbaik untuk mempersonalisasi konten untuk semua orang,” lanjut mereka.

Sumber yang mengetahui kesepakatan ini menyebutkan, akuisisi Vilynx oleh Apple bernilai sekitar USD 50 juta, dan Apple telah mengonfirmasi akuisisi tersebut, tetapi tidak disertai informasi lebih lanjut.

Juru biacra Apple menyatakan, “Apple membeli perusahaan teknologi yang lebih kecil dari waktu ke waktu dan kami biasanya tidak membahas tujuan atau rencana kami.”

Sejumlah pengamat di industri ini memprediksi akuisisi ini akan dimanfaatkan Apple untuk membuat video di rol kamera pada perangkat buatannya dapat mudah dicari.

Sekitar 50 engineer dan data scientist dari Vilynx akan tetap berada di Apple, termasuk salah satu pendiri dan CTO, Elisenda Bou-Balust. Selain itu, Apple akan mempertahankan kantor Vilynx di Barcelona dan mengubahnya menjadi pusat penelitian dan pengembangan AI.

Ini bukan pertama kalinya Apple mengakuisisi startup yang bergerak di bidang AI. Tahun lalu, Apple membeli startup bernama PullString asal San Fransisco, AS yang memiliki spesialisasi dalam mengembangkan kecerdasan buatan.

Di tahun ini pun, selain Vilynx, Apple juga membeli Inductiv, startup yang berlokasi di Waterloo, Ontario, Kanada yang mengembangkan AI untuk mengoreksi data yang akan meningkatkan machine learning.