FENESIA – Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Filri Bahuri, saat ini mendapat pengawalan dari anggota Pusat Polisi Militer (Puspom) TNI setelah ajudannya, Kevin Egananta Joshua, ditarik kembali oleh Polri.
Kepala Bagian Pemberitaan KPK, Ali Fikri, mengungkapkan bahwa KPK saat ini mendapat dukungan tambahan dari Puspom TNI untuk kebutuhan pengamanan di lingkungan kantor.
Keberadaan anggota Puspom TNI di area KPK merupakan hasil dari nota kesepahaman bersama antara KPK dan TNI. Ali juga menjelaskan bahwa KPK sebelumnya telah menerima dukungan personil dari TNI untuk tugas-tugas lainnya.
Selain dukungan dari Puspom TNI, KPK juga menerima bantuan sumber daya manusia dari berbagai lembaga dan kementerian, termasuk Polri.
Ini menunjukkan komitmen mereka dalam mendukung upaya pemberantasan korupsi oleh KPK.
Kevin Egananta Joshua, yang sebelumnya adalah ajudan Ketua KPK Firli Bahuri, saat ini tengah menjalani pemeriksaan oleh penyidik Subdit Tipikor Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Metro Jaya.
Pemeriksaan ini terkait dengan kasus pemerasan yang diduga dilakukan oleh pimpinan KPK terhadap eks Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo, yang terjadi dua kali pada 13 dan 18 Oktober 2023.
Kevin juga telah tidak lagi menjabat sebagai ajudan Firli dan telah dipindahkan ke area Bareskrim, sebuah informasi yang dia sampaikan kepada jurnalis.
Pada kesempatan sebelumnya, Kevin juga tampak saat Filri diperiksa oleh penyidik Polda Metro Jaya di area Mabes Polri pada tanggal 24 Oktober lalu.












