BeritaEcozone

Ahok Absen Bersaksi, Janji Ungkap Korupsi Minyak Usai Pulang

170
×

Ahok Absen Bersaksi, Janji Ungkap Korupsi Minyak Usai Pulang

Sebarkan artikel ini
di-luar-negeri,-ahok-tak-bisa-hadiri-sidang-saksi-anak-riza-chalid
di luar negeri, ahok tak bisa hadiri sidang saksi anak riza chalid

Jakarta – Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), Komisaris Pertamina periode 2019-2024, belum bisa hadir sebagai saksi dalam sidang kasus korupsi tata kelola minyak mentah. Sidang tersebut dijadwalkan pada Selasa (20/1).

Ahok mengaku telah menerima surat undangan sebagai saksi.

Namun, saat ini ia sedang berada di luar negeri.

“Baru tadi terima dari staf saya, surat masuk ke Pertamina. Saya sedang ke luar negeri,” kata Ahok, Sabtu (17/1).

Ahok menyatakan kesediaannya untuk hadir di sidang berikutnya. Ia akan kembali ke Indonesia pada 26 Januari.

Selain Ahok, Jaksa Penuntut Umum (JPU) berencana menghadirkan Ignasius Jonan, Menteri ESDM periode 2016-2019, sebagai saksi.

Menurut Direktur Penuntutan pada Jampidsus Kejaksaan Agung, saksi-saksi akan dimintai keterangan terkait tata kelola Pertamina saat mereka menjabat. Diduga terdapat penyimpangan dalam pelaksanaannya.

Kejaksaan menyebutkan Ahok dan Jonan akan dihadirkan bersama tiga saksi lain dalam persidangan pada Selasa (20/1).

Saksi lainnya adalah Wamen ESDM periode 2016-2019 Arcandra Tahar, Dirut Pertamina periode 2018-2024 Nicke Widyawati, dan Senior Manager Management Reporting PT Kilang Pertamina International Luvita Yuni.

Sebelumnya, Kerry Andrianto didakwa memperkaya diri sebesar Rp3,07 triliun dalam kasus dugaan korupsi tata kelola minyak mentah dan produk kilang periode 2018-2023.

Jaksa menuduh Kerry Andrianto melakukan perbuatan melawan hukum yang memperkaya diri sendiri, orang lain, atau korporasi. Akibatnya, negara merugi Rp285,18 triliun.

JPU merinci, dalam pengaturan pengadaan sewa tiga kapal milik PT Jenggala Maritim Nusantara (JMN), Kerry didakwa memperkaya diri dan Komisaris PT JMN Dimas Werhaspati melalui PT JMN sebesar 9,86 juta dolar AS (setara Rp162,69 miliar) dan Rp1,07 miliar.

Kemudian, dalam kegiatan sewa TBBM Merak, Kerry diduga memperkaya diri, Komisaris PT Pelayaran Mahameru Kencana Abadi (PMKA) Gading Ramadhan Juedo, dan pemilik manfaat PT Tanki Merak dan PT Orbit Terminal Merak Mohammad Riza Chalid Rp2,91 triliun.

JPU menjelaskan, dalam pengadaan sewa kapal, Kerry didakwa meminta Yoki menjawab konfirmasi atas kepastian pendapatan sewa kapal dari PT PIS sebagai sumber pendanaan angsuran pinjaman kredit investasi pembelian kapal oleh Bank Mandiri.

25f48473e880642c9ccf77caa3ecc9f6.jpg
Ecozone

Fenesia – JAKARTA. Rupiah spot terus melemah pada perdagangan Senin (25/5/2026) siang. Pukul 12.08 WIB, rupiah spot ada di level Rp 17.723 per dolar Amerika Serikat (AS), melemah 0,06% dari akhir pekan lalu yang ada di Rp 17.717 per dolar AS. Di Asia, hanya rupiah yang melemah terhadap dolar AS siang ini, dengan pelemahan 0,06%. Sedangkan mayoritas mata uang Asia lainnya menguat terhadap dolar AS. Baht Thailand mencatat penguatan terbesar…

ce1fa51febc81a572691d15753ef4c47.jpg
Ecozone

Fenesia – JAKARTA. Emiten produsen pipa baja, PT Steel Pipe Industry of Indonesia Tbk (ISSP) mengumumkan rencana pembelian kembali (buyback) saham dengan nilai sebanyak-banyaknya Rp 200 miliar. Jumlah saham yang akan dibeli kembali kurang lebih 3,4% atau sekitar 83.330.000 saham dari total saham yang telah dikeluarkan oleh perusahaan. ISSP juga memastikan bahwa jumlah maksimum saham yang dapat dibeli kembali tetap memperhatikan jumlah saham…