Berita

Ahli Geologi Ungkap Penyebab Sinkhole Gegerkan Warga Limapuluh Kota

248
×

Ahli Geologi Ungkap Penyebab Sinkhole Gegerkan Warga Limapuluh Kota

Sebarkan artikel ini
tanah-amblas-di-limapuluh-kota,-warga-padati-lokasi-kejadian
tanah amblas di limapuluh kota, warga padati lokasi kejadian

Padang – Warga Jorong Tepi, Nagari Situjuh Batua, Kabupaten Limapuluh Kota, Sumatera Barat, dihebohkan dengan munculnya sinkhole di tengah sawah. Fenomena ini menjadi perhatian warga sekitar.

Lubang berisi air itu berdiameter cukup besar. Polisi telah memasang garis pembatas di lokasi kejadian.

Ketua Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI) Sumbar, Dian Hadiyansyah, menjelaskan pihaknya belum melakukan investigasi mendalam terkait fenomena ini.

Menurut Dian, kondisi geologi di Nagari Situjuh Batuah umumnya tersusun dari batuan gunungapi dan perbukitan karst dengan sistem sungai bawah tanah.

“Kemungkinan lokasi kejadian sinkhole itu masih merupakan satuan batuan karst atau batu kapur,” ujarnya, Senin (5/1/2026).

Dian menjelaskan, sinkhole atau amblasan terjadi akibat rekahan batu gamping yang larut karena air, sehingga atap sungai bawah tanah runtuh.

“Rekahan batu gamping tersebut, dia kena air mudah larut, nah itu penyebab terjadi saluran atau sungai bawah tanah. Sehingga runtuhnya atap dari sungai bawah tadi. Ketika atap tadi runtuh, itu terbentuk lubang,” jelasnya.

Masyarakat diimbau untuk tidak mendekati area lubang karena kondisinya belum stabil dan berpotensi semakin membesar.

“Saran kami, untuk masyarakat, termasuk juga aparat berwajib, untuk tahap jangka pendek memberikan batas pengaman, agar tidak ada warga mendekati lubang. Karena kita tidak tahu apakah lubang ini bertambah atau tetap,” ungkapnya.

Untuk jangka panjang, Dian menyarankan agar pemerintah daerah memetakan sungai bawah tanah untuk menghindari potensi ronga yang melewati permukiman penduduk.

Ia juga berharap pemerintah daerah menyurati Kementerian ESDM, khususnya Badan Geologi, untuk melakukan investigasi lengkap dengan dukungan peralatan geofisika.

“Sehingga ke depannya bisa memberikan informasi aman ke masyarakat bahwa rumahnya tidak memiliki potensi terjadi amblasan atau sinkhole,” pungkasnya.