Berita

Aceh Tengah-Bener Meriah Didorong Dirikan Posko Kesehatan Darurat

86
×

Aceh Tengah-Bener Meriah Didorong Dirikan Posko Kesehatan Darurat

Sebarkan artikel ini
relawan-desak-dibuatkan-pos-kesehatan-di-jalur-kem-bener-meriah-aceh
relawan desak dibuatkan pos kesehatan di jalur kem bener meriah aceh

Aceh – Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah dan Bener Meriah didesak untuk segera mendirikan posko kesehatan darurat di sepanjang jalur Kem.

Ruas Jalan KKA lintas Bener Meriah-Lhokseumawe itu kini menjadi tumpuan warga terdampak banjir dan longsor.

Desakan ini muncul seiring ribuan penyintas bencana yang setiap hari memadati jalur tersebut untuk mencari kebutuhan pokok.

“Di jalur ini sampai saat ini terus dipadati oleh penyintas bencana. Setiap harinya ada ribuan orang lalu lalang,” ujar Ketua Posko Rakyat, Mahlizar, Minggu (14/12).

Jalur lintas KKA menjadi satu-satunya akses darat bagi warga Aceh Tengah dan Bener Meriah menuju Kota Lhokseumawe untuk membeli sembako.

Akses ini terputus akibat banjir bandang dan longsor sejak akhir November, mulai dari Kampung Buntul hingga Kampung Kem, Kecamatan Permata, Kabupaten Bener Meriah.

Warga terpaksa berjalan kaki selama lima jam melewati medan ekstrem dari Kem sampai Buntul.

“Tidak sedikit dari mereka kelelahan dan mengalami cedera. Karena itu kami mengajak para pihak terkait untuk segera mendirikan posko kesehatan di sana,” kata Mahlizar.

Heri, warga Takengon, mengaku nekat menerobos jalur ekstrem tersebut bersama kerabatnya demi membeli beras dan sembako.

“Beli beras aja, kalau nunggu bantuan dari pemerintah lebih dulu mati kita,” ungkap Heri.

Sudah 20 hari pascabencana banjir dan tanah longsor, masyarakat Aceh Tengah dan Bener Meriah kehabisan bahan pangan akibat terisolasi.

Masyarakat pun berinisiatif menerobos jalur lintas KKA meski harus berjalan kaki menempuh medan terjal demi membeli bahan pangan di Kota Lhokseumawe.