Jakarta – Jabatan Kepala Staf Teritorial (Kaster) TNI kembali diaktifkan. Posisi ini sempat dihapus pada 2001.
Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto menunjuk Letjen Bambang Trisnohadi sebagai Kaster TNI. Penunjukan ini bagian dari mutasi terbaru di tubuh TNI.
Bambang sebelumnya menjabat Pangkogabwilhan III.
Mayjen Lucky Avianto kini mengisi posisi Pangkogabwilhan III. Sebelumnya, Lucky menjabat Pangdam XXIV/Mandala Trikora.
Jabatan Kaster TNI sempat ditiadakan pada era Presiden Abdurrahman Wahid atau Gus Dur. Tepatnya pada tahun 2001.
Sejumlah tokoh pernah menduduki posisi ini. Di antaranya Letjen Agus Widjojo dan Letjen Susilo Bambang Yudhoyono.
Setelah 25 tahun, jabatan itu kembali dihidupkan di era Prabowo Subianto.
Dalam mutasi tersebut, Mayjen Suhardi yang sebelumnya menjabat Aster Panglima TNI, kini menjadi Wakaster TNI.
Mayjen Frits Wilem Rizard Pelamonia dari Perwira Sahli Tingkat III KSAD Bidang Ekonomi dan Kesra menjadi Pangdam XXIV/Mandala Trikora.
Brigjen Mirza Patria Jaya dari Direktur C Bais TNI menjadi Perwira Sahli Tingkat III KSAD Bidang Ekonomi dan Kesra.
Kolonel Infanteri Wahyo Yuniartoto dari Kapok Sahli Pangdam IX/Udayana menjadi Direktur C Bais TNI.
Brigjen TNI I Ketut Mertha Gunarda dari Danrem 173/Praja Vira Braja menjadi Kapok Sahli Pangdam IX/Udayana.
Kapuspen TNI Brigjen Aulia Dwi Nasrullah membenarkan mutasi tersebut.
Mutasi jabatan di tubuh TNI adalah hal biasa. Tujuannya untuk pembinaan karier prajurit dan kebutuhan organisasi.
“Langkah ini juga dilakukan agar organisasi TNI tetap adaptif terhadap tantangan tugas yang dinamis,” kata Aulia.
“Setiap keputusan diambil berdasarkan pertimbangan untuk mendukung pelaksanaan tugas pokok TNI,” lanjutnya.







