Ecozone

Sikilku Iso Muni” Guncang Penutupan Festival Imlek, Publik Terpukau

88
×

Sikilku Iso Muni” Guncang Penutupan Festival Imlek, Publik Terpukau

Sebarkan artikel ini
lagu-ost-film-“na-willa”-meriahkan-penutupan-festival-imlek-nasional
lagu ost film “na willa” meriahkan penutupan festival imlek nasional

Jakarta – Penutupan Festival Imlek Nasional di Lapangan Banteng, Jakarta, pada Sabtu (28/02) diwarnai penampilan spesial.

OST film “Na Willa” berjudul “Sikilku Iso Muni” diperdengarkan untuk pertama kalinya di depan publik.

Prince Poetiray dan Quinn Salman membawakan lagu tersebut. Mereka tampil bersama anak-anak yang bermain dalam film “Na Willa”.

Prince mengaku senang bisa menjadi bagian dari momen tersebut.

Menurutnya, lagu ini mengingatkannya pada semangat saat menggarap film animasi JUMBO. Ia yakin “Na Willa” akan disukai banyak orang.

Ryan Adriandhy, sutradara dan penulis naskah “Na Willa”, mengatakan bahwa musik adalah bagian penting dari cerita.

“Sikilku Iso Muni lahir dari semangat dunia anak-anak yang sederhana tapi penuh imajinasi,” ujarnya.

Film “Na Willa” diadaptasi dari novel Reda Gaudiamo dan berlatar tahun 1960-an.

Film ini bercerita tentang Na Willa, seorang anak perempuan yang percaya gang kecilnya adalah dunia ajaib.

Dibintangi Luisa Adreena, Freya Mikhayla, dan lainnya, film ini dijadwalkan tayang 18 Maret 2026.

Kehadiran “Sikilku Iso Muni” di Festival Imlek Nasional membuat publik semakin menantikan film “Na Willa”.

ac1bf2ebd95c268a882ffc0999eec121.jpg
Ecozone

Fenesia – JAKARTA. Kenaikan suku bunga acuan Bank Indonesia (BI) menjadi 5,25% diperkirakan akan berdampak pada meningkatnya biaya pinjaman di sektor perbankan. Kondisi ini berpotensi mendorong masyarakat mencari alternatif sumber pembiayaan, termasuk melalui layanan fintech peer-to-peer (P2P) lending atau pinjaman daring (pindar). Pengamat sekaligus Direktur Ekonomi Digital Center of Economic and Law Studies (Celios), Nailul Huda, menilai…

25f48473e880642c9ccf77caa3ecc9f6.jpg
Ecozone

Fenesia – JAKARTA. Nilai tukar rupiah masih berada dalam tekanan terhadap dolar Amerika Serikat (AS) menjelang paruh kedua tahun 2026. Meski berbagai langkah stabilisasi telah ditempuh oleh Bank Indonesia (BI), sejumlah ekonom menilai penguatan rupiah secara berkelanjutan masih menghadapi tantangan besar dari faktor eksternal maupun domestik. Berdasarkan data Bloomberg, rupiah di pasar spot ditutup melemah 0,20% secara harian ke level Rp…